Advertisement
Tren Layar Sentuh di Mobil Berbahaya dan Malas
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Desainer legendaris di balik kesuksesan iPhone dan iPad, Jony Ive, melontarkan kritik tajam terhadap dominasi layar sentuh sebagai kontrol utama pada interior mobil modern. Pernyataan tersebut disampaikan saat peluncuran Ferrari Luce EV, kendaraan listrik hasil kolaborasinya dengan Ferrari.
Dezeen mengungkapkan bahwa Ive, yang dikenal sebagai sosok penting di balik desain produk-produk Apple seperti iPhone dan iPad, menilai ada perbedaan mendasar antara desain perangkat digital dan kendaraan. Menurutnya, pendekatan minimalis tanpa tombol fisik memang efektif pada ponsel pintar, tetapi tidak relevan sepenuhnya untuk mobil.
Advertisement
Ia menegaskan bahwa fungsi vital seperti pengaturan suhu AC atau volume audio seharusnya dapat dioperasikan tanpa pengemudi harus mengalihkan pandangan dari jalan. Tombol fisik dinilai lebih aman karena memiliki tekstur dan bentuk berbeda, sehingga bisa dikenali secara taktil tanpa perlu melihatnya.
Kritik tersebut langsung diwujudkan dalam desain Ferrari Luce EV yang mengadopsi pendekatan hibrida—memadukan teknologi digital dengan kontrol analog. Meski tetap menghadirkan layar canggih, kendaraan ini mempertahankan tombol fisik untuk fungsi-fungsi utama demi alasan keselamatan dan ergonomi.
BACA JUGA
Ive secara lugas menyebut tren penggunaan layar sentuh berukuran besar di banyak mobil modern sebagai solusi yang “mudah dan malas” (easy and lazy). Ia menilai sebagian produsen hanya mengejar kesan futuristik ala mobil listrik populer, tanpa mempertimbangkan pengalaman berkendara yang aman dan intuitif.
Menurutnya, obsesi terhadap digitalisasi interior sering kali mengorbankan aspek ergonomi. Implementasi layar sentuh yang berlebihan justru berpotensi meningkatkan distraksi saat berkendara.
Pernyataan Ive ini memicu perdebatan baru di industri otomotif: apakah mobil masa depan harus sepenuhnya digital, atau tetap mempertahankan elemen analog demi keamanan. Seiring meningkatnya perhatian terhadap keselamatan dan pengalaman berkendara, tren kembalinya kontrol fisik diprediksi dapat menjadi standar baru, khususnya di segmen mobil premium.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Mulai Besok! China Bebaskan Visa untuk Warga Inggris dan Kanada
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- KONI Diharapkan Perkuat Ekosistem Olahraga Daerah
- Libur Panjang, Kunjungan Wisata di Pantai Parangtritis Naik
- Rekam Tetangga Mandi, Pria Nanggulan Ditahan Polisi
- BPJS PBI Dinonaktifkan, Pemkab Gunungkidul Buka Reaktivasi Terbatas
- Rayakan Imlek di Candi, InJourney Suguhkan Atraksi Barongsai dan Liong
Advertisement
Advertisement







