Advertisement
Starlink Resmi Berizin Penuh di Vietnam, Siap Ekspansi Digital
Ilustrasi Starlink.Starlink - SpaceX
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA — Starlink resmi mengantongi izin komersial penuh di Vietnam setelah pemerintah setempat menerbitkan lisensi operasional untuk layanan internet satelit di seluruh wilayah negara tersebut. Keputusan ini menjadikan Starlink sebagai perusahaan asing pertama yang memperoleh izin total di sektor telekomunikasi satelit Vietnam.
Lisensi komersial penuh Starlink di Vietnam diterbitkan oleh Kementerian Sains dan Teknologi Vietnam dengan cakupan jaringan satelit tetap maupun seluler. Laporan VN Express International menyebutkan, Departemen Frekuensi Radio turut memberikan otorisasi penggunaan spektrum frekuensi dan perangkat radio pendukung operasional.
Advertisement
Seusai fase awal operasional dimulai, Starlink ditargetkan mampu melayani hingga 600.000 terminal pengguna. Operasional tersebut akan ditopang oleh empat stasiun gerbang (gateway) yang ditempatkan di sejumlah lokasi strategis. Proses masuknya Starlink ke pasar Vietnam telah berlangsung sejak April 2025 melalui lisensi percontohan yang diberikan oleh Wakil Perdana Menteri Ho Duc Phoc.
Sebagai bagian dari kepatuhan terhadap regulasi lokal, SpaceX mendirikan badan hukum resmi di Vietnam sebelum mengajukan izin komersial penuh. Dengan terbitnya izin ini, Vietnam akan bergabung dengan 125 negara dan wilayah lain yang telah lebih dahulu mengakses layanan internet satelit dari konstelasi milik Elon Musk.
BACA JUGA
Kehadiran internet satelit Starlink diproyeksikan mempercepat pemerataan akses digital, terutama di kawasan pegunungan dan wilayah kepulauan terpencil yang selama ini sulit dijangkau jaringan kabel darat. Selain memperluas konektivitas, jaringan ini juga diposisikan sebagai solusi cadangan saat terjadi bencana alam seperti badai atau banjir.
Pengamat telekomunikasi Doan Quang Hoan menilai dampak komersial di kawasan perkotaan mungkin tidak terlalu signifikan, namun nilai strategisnya sangat besar bagi daerah yang belum terhubung listrik nasional maupun jaringan broadband konvensional.
Meski izin komersial penuh telah diterbitkan, SpaceX belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi layanan kepada publik Vietnam. Pemerintah setempat menegaskan pengawasan ketat tetap dilakukan untuk memastikan sinyal satelit tidak mengganggu sistem komunikasi nirkabel yang sudah berjalan, sementara masyarakat kini menanti kepastian skema harga berlangganan yang akan ditawarkan guna bersaing dengan penyedia layanan internet lokal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kereta Cepat RTS Johor-Singapura Siap Beroperasi Akhir 2026
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Kunjungan Wisata Bantul Naik Jelang Imlek, Pantai Jadi Magnet
- Warga Rejowinangun Jogja Dilatih Daur Ulang Sampah Jadi Kerajinan
- Antisipasi Padusan, SAR Siapkan 100 Personel di Pantai Parangtritis
- Bentrokan Remaja di Canden Bantul, Polisi Amankan 10 Orang
- Fenomena Swasensor Meluas, Akademisi UII Soroti Ancaman Ekspresi
Advertisement
Advertisement







