Advertisement

Waspada! Penipuan Berkedok Piala Dunia 2026 Marak, Begini Modusnya

Newswire
Jum'at, 01 Mei 2026 - 21:07 WIB
Abdul Hamied Razak
Waspada! Penipuan Berkedok Piala Dunia 2026 Marak, Begini Modusnya Trofi Piala Dunia - ist - FIFA

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — Perusahaan keamanan siber Kaspersky mengungkap maraknya berbagai modus penipuan yang memanfaatkan antusiasme publik terhadap Piala Dunia FIFA 2026.

Para pelaku kejahatan siber diketahui meniru tampilan dan identitas sumber resmi turnamen untuk menjebak korban, mulai dari penjualan tiket hingga hadiah palsu.

Advertisement

Modus Tiket dan Situs Palsu

Salah satu skema yang ditemukan adalah pembuatan situs web palsu yang menawarkan tiket pertandingan. Situs ini didesain menyerupai platform resmi dengan elemen visual khas Piala Dunia 2026.

Korban dapat memilih berbagai metode pembayaran, namun setelah transaksi dilakukan, tiket tidak pernah dikirim. Lebih dari itu, data pribadi dan informasi keuangan korban justru berisiko dicuri.

Untuk meningkatkan kepercayaan, pelaku bahkan menyediakan layanan pelanggan palsu melalui situs maupun aplikasi pesan.

Jual Merchandise Diskon Besar

Tak hanya tiket, penipuan juga dilakukan lewat penawaran “merchandise resmi” seperti kaus dan boneka maskot dengan harga miring.

Situs palsu ini mencantumkan label meyakinkan seperti “Toko Terpercaya” serta meminta pengguna mengisi data pribadi dan informasi perbankan saat checkout.

Email Phishing dan Hadiah Fiktif

Modus lain yang tak kalah berbahaya adalah email phishing. Korban menerima pesan yang tampak resmi, bahkan mengatasnamakan lembaga seperti FIFA.

Dalam beberapa kasus, email tersebut mengklaim adanya keputusan dari Dispute Resolution Chamber (DRC) atau menawarkan hadiah fantastis hingga US$500.000.

Korban kemudian diarahkan untuk mengklik tautan tertentu atau menghubungi pihak tertentu, yang sebenarnya merupakan jebakan untuk mencuri data.

Spam dan Malware Mengintai

Selain itu, Kaspersky juga mencatat peningkatan spam email dan iklan mencurigakan terkait suvenir Piala Dunia. Sebagian di antaranya mengandung tautan berbahaya atau lampiran malware.

Analis spam senior Kaspersky, Anna Lazaricheva, mengingatkan bahwa interaksi ceroboh dengan pesan semacam ini dapat berujung pada infeksi perangkat serius.

“Pesan yang tampak menarik bisa menyembunyikan ancaman. Abaikan email dan situs mencurigakan untuk melindungi data dan keuangan,” ujarnya, Jumat (1/4/2026).

Tips Hindari Penipuan

Kaspersky mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat mengakses layanan terkait Piala Dunia.

Beberapa langkah yang disarankan antara lain:

Memastikan hanya mengakses situs resmi

Tidak sembarangan mengklik tautan dari email asing

Mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA)

Memantau aktivitas akun secara berkala

Memeriksa alamat situs sebelum memasukkan data pribadi

Kewaspadaan Jadi Kunci

Dengan semakin canggihnya modus penipuan digital, kewaspadaan pengguna menjadi faktor utama dalam mencegah kerugian.

Di tengah tingginya antusiasme terhadap ajang global seperti Piala Dunia, masyarakat diminta tidak mudah tergiur tawaran menarik yang belum tentu valid.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Pesawat Cessna Jatuh di Texas, 5 Orang Tewas

Pesawat Cessna Jatuh di Texas, 5 Orang Tewas

News
| Jum'at, 01 Mei 2026, 22:57 WIB

Advertisement

Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan

Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan

Wisata
| Kamis, 30 April 2026, 15:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement