Film Spider-Man Terbaru Geser Kung Fu Soccer dari Puncak Bioskop China
Spider-Man: Brand New Day langsung memuncaki box office China dengan pendapatan lebih dari Rp2,1 triliun dalam lima hari, menggeser Kung Fu Soccer dan mencetak
Ilustrasi mobil listrik
Harianjogja.com, JOGJA—Di balik kemegahan pameran otomotif terbesar di China, tekanan besar justru menghantam industri mobil listrik. Perang harga yang semakin ketat membuat sejumlah produsen kehilangan margin keuntungan dan memaksa mereka mengubah strategi bisnis.
Situasi ini terlihat jelas dalam gelaran Auto China 2026 yang menampilkan ribuan kendaraan dan teknologi terbaru. Namun di tengah kemeriahan tersebut, banyak perusahaan mulai menyadari bahwa mengandalkan penjualan mobil listrik saja tidak lagi cukup untuk bertahan.
Salah satu contoh datang dari BYD yang dilaporkan mengalami penurunan laba bersih hingga 55% dalam satu kuartal. Tekanan ini dipicu oleh kompetisi harga yang sangat agresif di pasar domestik.
Kondisi tersebut mendorong produsen untuk mencari sumber pendapatan lain. XPeng, misalnya, mulai memposisikan diri sebagai perusahaan teknologi dengan mengembangkan chip silikon dan sistem kecerdasan buatan.
Persaingan yang semakin padat juga menjadi faktor utama. Saat ini, sekitar 150 produsen mobil beroperasi di China, menciptakan pasar yang sangat kompetitif. Pendiri Sino Auto Insights, Tu Le, memprediksi hanya sebagian kecil perusahaan yang akan mampu bertahan dalam beberapa tahun ke depan.
“Membangun mobil ternyata menjadi bisnis yang sangat berat dan banyak perusahaan justru merugi di sektor itu,” ujarnya, dikutip dari CarBuzz.
Fenomena ini tercermin dari inovasi yang dipamerkan, tidak lagi terbatas pada kendaraan. Sejumlah perusahaan mulai menghadirkan teknologi seperti robot humanoid, kecerdasan buatan, hingga konsep taksi terbang elektrik sebagai bagian dari diversifikasi bisnis.
Langkah ini bukan sekadar strategi pemasaran, tetapi menjadi upaya nyata untuk menciptakan sumber pendapatan baru di tengah tekanan industri. Dengan mengembangkan teknologi di luar kendaraan, produsen berharap tetap memiliki peluang keuntungan meski penjualan mobil melambat.
Bagi konsumen, perubahan ini menandai arah baru industri otomotif global. Mobil masa depan tidak hanya soal kendaraan, tetapi juga ekosistem digital yang terintegrasi.
Tanpa inovasi di luar sektor otomotif tradisional, banyak merek besar yang dikenal saat ini berisiko hanya menjadi bagian dari sejarah dalam beberapa tahun ke depan. Jika tren ini berlanjut, produsen yang gagal beradaptasi dengan inovasi di luar sektor otomotif berisiko tersingkir dari persaingan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Spider-Man: Brand New Day langsung memuncaki box office China dengan pendapatan lebih dari Rp2,1 triliun dalam lima hari, menggeser Kung Fu Soccer dan mencetak
BPBD Kabupaten Sleman telah mendistribusikan 45.000 liter air bersih kepada warga di dua kapanewon sepanjang 2026.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 5 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 5 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Skandal kecurangan ujian PNS Thailand menyeret 5.814 pegawai negeri yang terancam diskors. Tiga tersangka telah ditangkap dalam kasus dugaan suap dan manipulasi
Harga BBM diesel naik? Simak 6 tips merawat mesin diesel agar tetap irit, bertenaga, dan terhindar dari kerusakan yang bisa meningkatkan biaya operasional.