Fortani 26 Bentuk Konsolidasi Gerakan, Ini 6 Tuntutan di Hari Tani 24 September
FORTANI '26 terbentuk di Sleman dan menyerukan enam tuntutan agraria, dari legalisasi lahan petani hingga perlindungan pangan.
Program pelatihan daring untuk pengembang aplikasi dan gim "Study Jams" dihadirkan oleh Google Play Academy di Indonesia. ANTARA/HO-Google.
Harianjogja.com, JAKARTA—Akademi Google Play, platform e-learning dari Google untuk para pengembang aplikasi dan gim, menghadirkan kelas unik bernama "Study Jams".
Kelas ini dikhususkan bagi para pengembang gim lokal sehingga bisa mempelajari cara membangun bisnis aplikasi dan gim yang tepat.
Kelas ini dapat dibilang unik karena terdiri dari 20 kelas interaktif yang dapat diikuti untuk dapat meningkatkan kapasitas dan potensi para pengembang gim lokal itu.
BACA JUGA: Wow! Google Ubah Logo Android Jadi 3 Dimensi
“Tahun ini, kami menargetkan lebih dari 2.500 developer dari seluruh Indonesia untuk mengikuti Study Jams,” ungkap Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf dalam siaran persnya, dikutip Sabtu (22/7/2023).
"Study Jams" hadir dengan format kelompok belajar interaktif, dikelola komunitas untuk berbagi pemikiran dan membantu developer meraih kesuksesan di Google Play.
Para pelajar akan mendapatkan akses ke kelas yang dipandu langsung oleh instruktur sambil belajar bersama teman sebaya-nya.
Kursus ini mencakup topik-topik berikut untuk membantu developer aplikasi meningkatkan kemampuan menemukan aplikasi mereka di Play Store.
Mulai dari menceritakan kisah brand dengan toko aplikasi atau gim yang dikembangkan, memahami kebijakan di platform Google Play, mempelajari praktik mendorong akuisisi pengguna dan meningkatkan penginstalan, hingga memahami pemasaran produk ke pasar global.
Program ini hadir tanpa dipungut biaya, sehingga dapat diikuti oleh beragam pengembang gim yang tertarik dengan mendaftarkan diri ke situs web g.co/playacademy/studyjams.
Nantinya pembelajaran akan dimulai pada Agustus 2023 dan berakhir pada Desember 2023.
Pembelajaran akan berjalan secara daring dan mandiri serta membutuhkan waktu empat hingga enam jam pembelajaran.
"Kami berharap penawaran kursus baru ini akan membantu lebih banyak developer Indonesia dalam membangun dan meluncurkan aplikasi dan game mereka ke audiens yang lebih luas di Indonesia dan luar negeri,” kata Randy.
Peserta yang berkomitmen mengikuti kelas ini akan secara otomatis menjadi anggota Google Play Store Listing Certificates Alumni Network dan mendapatkan sertifikat Google Play Store Listing Certificate yang diakui secara internasional.
Sertifikasi gratis ini dirancang untuk membuktikan keterampilan pemasar mobile dan kemampuan mereka untuk mempromosikan aplikasi dan game seluler secara efektif di Google Play, serta diakui di industri aplikasi dan gim.
Pelatihan "Study Jams" juga didukung oleh mitra lainnya seperti Asosiasi Game Indonesia (AGI), KUMPUL, Google Developer Groups dan Indie Games Groups Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
FORTANI '26 terbentuk di Sleman dan menyerukan enam tuntutan agraria, dari legalisasi lahan petani hingga perlindungan pangan.
Iran vs Amerika memanas setelah Trump mengancam Iran. Pezeshkian menegaskan Iran siap merespons serangan AS dengan skala lebih besar.
KPK menerbitkan sprindik baru pada 22 September 2026 untuk pengembangan kasus dugaan korupsi Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq.
SPPG Patalan 2 Bantul ditutup permanen oleh BGN setelah dua kali kasus keracunan menimpa siswa dan guru penerima manfaat MBG.
KSAL Muhammad Ali menjelaskan alasan kapal induk pertama TNI diberi nama KRI Sriwijaya-100 yang terinspirasi kejayaan maritim Nusantara.
Karhutla di Bukit Stampol TNGR Lombok Utara menghanguskan 127 hektare lahan. BNPB memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga terdampak.