GJLS: Berapi-Api, Kisah Trio Komika Jadi Petugas Damkar
GJLS: Berapi-Api tayang 5 November 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan cerita persahabatan Rigen, Rispo, serta Hifdzi
Ilustrasi Whatsapp - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Mengundang teman atau keluarga ke sebuah acara kini tidak harus membuat semua orang memiliki aplikasi WhatsApp. Layanan pesan instan milik Meta tersebut memperbarui fitur Acara sehingga pengguna bisa membagikan undangan kepada orang yang tidak mempunyai akun WhatsApp melalui tautan.
Pembaruan ini dapat mempermudah penyelenggaraan pertemuan keluarga, acara bersama teman, hingga kegiatan selama liburan. Penerima undangan cukup membuka tautan untuk melihat informasi kegiatan dan menyampaikan konfirmasi kehadiran tanpa perlu mengunduh aplikasi.
WhatsApp mengumumkan pembaruan tersebut pada 5 November 2026. Selain memperluas jangkauan undangan, perusahaan menghadirkan Beranda Acara atau Events Home sebagai tempat untuk membuat undangan, memantau respons peserta, dan mengelola kegiatan.
Dalam keterangan resminya, WhatsApp menyebut pengembangan ini berangkat dari masukan pengguna yang menginginkan satu tempat untuk merencanakan kegiatan. Pengguna juga ingin bisa mengajak teman atau kerabat yang tidak menggunakan layanan tersebut.
"Kami mendengar dari banyak orang bahwa mereka ingin satu tempat yang bisa digunakan untuk membuat dan mengkoordinasi acara, termasuk mengundang teman yang tidak ada di WhatsApp," demikian pernyataan WhatsApp.
Perubahan paling menonjol terdapat pada mekanisme pembagian undangan. Sebelumnya, fitur Acara lebih banyak digunakan dalam percakapan pribadi maupun grup WhatsApp.
Kini, penyelenggara dapat membuat acara, menambahkan foto sampul, kemudian membagikan tautan undangan kepada calon peserta. Tautan tersebut dapat dikirim melalui berbagai saluran komunikasi, sehingga tidak terbatas kepada orang yang berada dalam grup WhatsApp yang sama.
Penerima yang tidak memiliki akun WhatsApp tetap bisa membuka tautan untuk melihat detail kegiatan. Mereka juga dapat memberikan konfirmasi kehadiran atau RSVP tanpa harus memasang aplikasi terlebih dahulu.
Kemampuan ini berguna ketika penyelenggara mengundang peserta dari lingkungan yang berbeda. Misalnya, seseorang yang membuat acara keluarga dapat membagikan undangan kepada kerabat yang menggunakan aplikasi pesan lain tanpa harus meminta mereka bergabung ke WhatsApp.
Pengguna juga dapat menambahkan foto sampul agar undangan lebih mudah dikenali dan tampil lebih personal. Dengan demikian, informasi acara tidak hanya disampaikan melalui pesan singkat, tetapi juga melalui halaman undangan yang memuat detail kegiatan.
Selain undangan untuk pengguna non-WhatsApp, pembaruan ini menghadirkan Beranda Acara sebagai pusat pengelolaan kegiatan. Fitur tersebut memungkinkan pengguna membuat undangan khusus sekaligus memantau siapa saja yang sudah memberikan jawaban.
Beranda Acara juga menyediakan pengingat khusus atau custom reminders. Penyelenggara dapat menggunakannya untuk mengingatkan peserta mengenai kegiatan yang akan berlangsung agar informasi tidak terlewat.
Fitur lainnya adalah opsi membawa satu tamu tambahan atau plus one. Melalui pilihan tersebut, peserta dapat menyampaikan bahwa mereka akan datang bersama orang lain, sehingga penyelenggara memiliki gambaran lebih baik mengenai jumlah orang yang hadir.
Untuk mengaksesnya, pengguna dapat membuka menu Pengaturan atau Settings, lalu memilih Acara atau Events. Pada halaman tersebut, WhatsApp menampilkan daftar kegiatan yang sudah berlangsung maupun yang akan datang.
Daftar itu mencakup acara yang dibuat sendiri dan undangan yang diterima dari pengguna lain. Penggabungan informasi dalam satu halaman diharapkan mengurangi kebutuhan mencari undangan lama di antara banyak percakapan.
Bagi penyelenggara, pengelolaan konfirmasi kehadiran dalam satu tempat dapat membantu memperkirakan jumlah peserta. Informasi tersebut berguna untuk menyiapkan kebutuhan kegiatan, seperti konsumsi, tempat, maupun perlengkapan acara.
Kemampuan membagikan undangan kepada orang di luar WhatsApp juga memunculkan pertanyaan mengenai keamanan informasi pribadi. WhatsApp menyatakan bahwa fitur tersebut dirancang dengan sejumlah perlindungan privasi.
Salah satunya, nomor telepon pengguna tidak ditampilkan kepada tamu yang tidak dikenal. Ketentuan ini ditujukan untuk membatasi penyebaran informasi kontak pribadi ketika undangan dibagikan kepada orang di luar jaringan komunikasi penyelenggara.
WhatsApp juga membatasi akses terhadap alamat acara bagi penerima yang tidak mempunyai akun. Mereka baru dapat melihat alamat lengkap kegiatan setelah memberikan konfirmasi kehadiran.
Artinya, orang yang menerima tautan tidak langsung memperoleh informasi lokasi hanya dengan membukanya. Mekanisme tersebut memberi lapisan pembatasan terhadap informasi tempat penyelenggaraan acara.
Perusahaan turut menegaskan bahwa pesan dan panggilan pribadi pengguna tetap dilindungi dengan enkripsi end-to-end. Namun, perlindungan tersebut perlu dibedakan dari pengaturan privasi pada halaman undangan dan informasi acara.
WhatsApp menyatakan fitur Acara yang diperbarui akan tersedia bagi seluruh pengguna secara bertahap dalam beberapa minggu setelah pengumuman. Karena proses peluncurannya tidak dilakukan serentak, sebagian pengguna mungkin belum menemukan menu atau kemampuan baru tersebut.
Perusahaan belum merinci jadwal ketersediaan berdasarkan negara maupun jenis perangkat. Pengguna dapat memeriksa menu Pengaturan dan melihat apakah bagian Acara sudah tersedia di aplikasi masing-masing.
Pembaruan ini memperluas fungsi WhatsApp yang sebelumnya dikenal sebagai layanan komunikasi menjadi sarana untuk membantu perencanaan pertemuan. Pengguna kini dapat membuat undangan, membagikan tautan kepada orang di luar aplikasi, mengatur pengingat, dan memantau konfirmasi kehadiran melalui satu layanan.
Bagi masyarakat yang memiliki lingkaran pertemanan dengan beragam aplikasi komunikasi, kemampuan mengundang peserta tanpa akun WhatsApp menjadi perubahan yang paling terasa. Penyelenggara tidak lagi harus meminta semua calon tamu memasang aplikasi hanya untuk mengetahui informasi acara dan menyatakan kehadiran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GJLS: Berapi-Api tayang 5 November 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan cerita persahabatan Rigen, Rispo, serta Hifdzi
Russell Brand terbukti bersalah atas satu pemerkosaan dan tiga kekerasan seksual. Ia ditahan dan menunggu vonis pada 9 November 2026.
Apple menguasai 50% pendapatan smartphone global pada kuartal III-2026. Samsung berada di posisi kedua, disusul Xiaomi, Oppo, dan Vivo.
PSS Sleman menang 6-0 atas PSGC Ciamis. Pieter Huistra berharap hasil itu mendongkrak kepercayaan diri tim saat menghadapi Bhayangkara FC.
WhatsApp memperbarui fitur Acara. Pengguna kini bisa mengundang orang tanpa akun melalui tautan dan mengelola konfirmasi kehadiran.
Cristiano Ronaldo mengakhiri karier internasional setelah 23 tahun. Simak rekor bersama Portugal dan sumber kekayaan US$1,2 miliar.