Fajar-Fikri Tembus Perempat Final China Open 2026
Fajar Alfian/Fikri lolos ke perempat final China Open 2026 usai kalahkan wakil Jepang. Sementara Rehan/Gloria tersingkir. Simak hasil lengkapnya.
Ducati Panigale V4 R 2026/Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Ducati telah mengenalkan Panigale V4 R 2026 ke publik, bahkan, motor ini siap menjadi motor produksi massal tercepat di kelasnya.
Mengutip dari Ridepart, Panigale V4 R 2026 memiliki performa mesin hingga 236 HP. Jantung dari Panigale V4 R adalah mesin Desmosedici Stradale 998cc, yang meskipun lebih kecil dari Panigale V4 standar (1103cc), mampu menghasilkan tenaga yang fenomenal. Dengan sistem knalpot titanium Akrapovic dan oli mesin khusus Shell Advance, motor ini bisa memuntahkan tenaga hingga 236 HP dan mencapai kecepatan tertinggi 330,5 km/jam.
BACA JUGA: Bahaya Gunakan Strobo Ilegal
Bahkan dalam versi legal di jalan raya dengan standar Euro5+, motor ini tetap bertenaga 215 HP dengan kecepatan puncak hampir 318,5 km/jam—angka yang jarang ditemukan pada motor produksi massal. Selain itu, Panigale V4 R 2026 juga dilengkapi Fairing dengan 'corner sidepod' untuk downforce saat menikung dan winglet yang lebih besar. Lalu menggunakan swingarm dua sisi yang 37% lebih ringan, dengan titik pivot yang dapat disesuaikan.
Untuk suspensi dan rem, Panigale V4 R 2026 mengandalkan Öhlins NPX25/30 dan rem Brembo Hypure pada cakram 330 mm. Panigale V4 R 2026 ditawarkan dengan harga tidak lebih dari Rp700 juta.
Ducati Panigale V4 R 2026 akan mulai dijual di Eropa pada November 2025, diikuti oleh pasar AS dan negara-negara lain. Dengan kombinasi tenaga, aerodinamika, dan inovasi, motor ini bukan hanya superbike, melainkan mesin balap berizin jalan raya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fajar Alfian/Fikri lolos ke perempat final China Open 2026 usai kalahkan wakil Jepang. Sementara Rehan/Gloria tersingkir. Simak hasil lengkapnya.
DPRD Kulonprogo mendesak evaluasi total program MBG di SMPN 3 Wates setelah dugaan keracunan massal kembali terjadi.
Danantara Indonesia mengambil alih empat manajer investasi BUMN dengan total dana kelolaan lebih dari Rp170 triliun. Seluruh entitas akan merger dalam satu bula
Sebanyak 25.000 Koperasi Desa Merah Putih ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus-September 2026 dengan dukungan penuh seluruh kementerian dan lembaga.
Prevalensi stunting di Kota Jogja turun menjadi 8,27 persen pada 2026. Kemantren Kotagede masih mencatat angka stunting tertinggi.
Satpol PP Bantul berhasil mengungkap lokasi yang diduga menjadi tempat produksi miras oplosan di Kalurahan Sabdodadi