SIM Keliling Bantul: Ada di MPP, Satpas dan Kalurahan Wukirsari
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Foto ilustrasi chat menggunakan artificial inteligence atau AI. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — CEO Nvidia, Jensen Huang, memprediksi bahwa China akan menyalip Amerika Serikat (AS) dalam perlombaan global pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Menurut Huang, China kini hanya tertinggal beberapa nanodetik di belakang AS dalam hal kemajuan teknologi AI. Oleh karena itu, ia menekankan perlunya AS mempercepat pengembangan dan menarik lebih banyak pengembang dari seluruh dunia untuk mempertahankan keunggulan strategis.
Pernyataan berani ini disampaikan Huang saat menghadiri Financial Times Future of AI Summit di Beijing.
"Tiongkok akan memenangkan perlombaan AI," ujar Huang saat menghadiri Financial Times Future of AI Summit di Beijing, baru-baru ini.
Pernyataan Huang memicu perdebatan sengit di antara para pengamat industri, mengingat Nvidia merupakan produsen utama unit pemrosesan grafis (GPU) yang menjadi tulang punggung sistem AI modern.
Para analis menilai pernyataan tersebut sebagai tanda meningkatnya ketegangan geopolitik antara kedua kekuatan ekonomi dunia. Ketegangan ini terutama terasa di bidang teknologi tinggi dan pembatasan ekspor chip AI ke Tiongkok.
Analis melihat pernyataan Huang sebagai peringatan akan tantangan yang dihadapi AS dalam mempertahankan supremasi teknologi.
Sementara itu, seorang juru bicara Nvidia menolak berkomentar lebih lanjut mengenai pernyataan Huang, tetapi menekankan bahwa perusahaan berkomitmen untuk mendukung pengembangan AI secara global.
Pada tahun 2025, operasi Nvdia di China sangat terdampak oleh regulasi kontrol ekspor AS. Pada bulan April, perusahaan mengumumkan bahwa akselerator AI H20 yang ditujukan untuk China akan memerlukan lisensi ekspor AS, mengakibatkan biaya hingga US$5,5 miliar terkait pembatalan pesanan, kelebihan inventaris, dan komitmen pembelian. Untuk kuartal yang berakhir pada 27 April 2025, Nvdia melaporkan penjualan di China sekitar US$4,6 miliar, mewakili sekitar 12-13% dari total pendapatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Geely Xingyuan menjadi mobil terlaris di China sepanjang Februari-Juli 2026, mengungguli Tesla Model Y dan BYD. Dominasi kendaraan listrik semakin kuat dengan p
Malaysia menjadi negara paling banyak dikunjungi wisatawan di Asia Tenggara pada 2025 dengan 42,2 juta kunjungan. Indonesia berada di posisi kelima dengan 15,4
Lionel Messi tulis surat haru untuk sang ayah, Jorge Messi, yang meninggal di usia 68 tahun. Ia pun ragu lanjutkan karier sepak bola. Simak selengkapnya
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u