Demi Moore Sebut AI Tak Akan Pernah Gantikan Jiwa Seni
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Open AI - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kanada memanggil manajemen OpenAI seusai terungkap akun pelaku penembakan massal di Tumbler Ridge sempat diblokir namun tidak dilaporkan ke aparat. Ottawa menyatakan kecewa karena tidak ada langkah keselamatan baru yang diajukan perusahaan AI tersebut.
Pertemuan tingkat tinggi itu dipimpin Menteri Federal urusan Kecerdasan Buatan, Evan Solomon, di Ottawa, Selasa (24/2/2026). Dalam pernyataan resmi seusai pertemuan, Solomon menegaskan pemerintah mengharapkan platform kecerdasan buatan bertindak cepat ketika mendeteksi potensi ancaman serius.
"Kami telah menyampaikan dengan tegas bahwa warga Kanada mengharapkan tanda-tanda peringatan yang kredibel terkait kekerasan serius untuk segera dan secara bertanggung jawab diteruskan. Peninjauan internal saja tidak cukup ketika keselamatan publik dipertaruhkan," tegas Solomon dilansir dari Reuters, Rabu (25/2/2026).
Akun Pelaku Sempat Diblokir
Kasus ini berkaitan dengan tragedi penembakan massal di Tumbler Ridge yang terjadi awal Februari 2026 dan menewaskan delapan orang. Pelaku, Jesse Van Rootselaar (18), membunuh ibu dan saudara tirinya sebelum melanjutkan aksi penembakan di Tumbler Ridge Secondary School yang menewaskan lima siswa dan seorang asisten pendidik.
OpenAI mengonfirmasi sistem internal mereka telah mendeteksi aktivitas mencurigakan pada akun Van Rootselaar sejak Juni 2025. Akun tersebut diblokir karena memuat skenario kekerasan bersenjata. Namun, perusahaan tidak melaporkannya ke kepolisian karena dinilai belum memenuhi ambang batas internal berupa "rencana yang mendesak".
Keputusan itu memicu kritik keras dari otoritas Kanada. Pemerintah menilai penanganan internal semata tidak cukup ketika potensi ancaman keselamatan publik teridentifikasi.
Pemerintah Kaji Regulasi Baru
Dalam pertemuan di Ottawa, pemerintah menyatakan kekecewaan karena OpenAI belum menyampaikan proposal konkret terkait pembaruan protokol keselamatan.
"Kami kecewa karena OpenAI tidak memberikan langkah keselamatan baru yang substansial dalam pertemuan ini," imbuh Solomon.
Di sisi lain, OpenAI menyatakan telah menangkap pesan pemerintah dan tengah mengevaluasi perubahan pada mekanisme rujukan kasus berisiko kepada penegak hukum.
Pemerintah Kanada kini mempertimbangkan regulasi lebih ketat yang mewajibkan platform AI melaporkan indikasi ancaman kekerasan secara otomatis kepada aparat.
Sementara itu, Alan Mackworth, profesor emeritus dari University of British Columbia, menilai perusahaan teknologi harus memikul tanggung jawab moral dan hukum yang setara dengan profesi lain yang memiliki kewajiban melapor demi keselamatan publik.
Dengan polemik ini, isu tata kelola kecerdasan buatan dan kewajiban pelaporan ancaman kekerasan kembali menjadi sorotan global seusai tragedi penembakan massal di Kanada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Kemenkes menyiapkan tiga langkah untuk memperkuat peran bidan dalam menangani kesehatan mental ibu hamil dan ibu menyusui.
BI menyebut pelemahan rupiah hingga tembus Rp17.500 per dolar AS dipicu konflik global dan meningkatnya permintaan dolar.
Nadiem Makarim mengaku sakit hati dituntut membayar Rp5,67 triliun dalam kasus dugaan korupsi Chromebook Kemendikbudristek.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Kejagung masih menyelidiki dugaan pengurusan perkara yang menyeret Aspidum Kejati Sumsel Atang Pujiyanto.