Hunters Moon Oktober 2026: Jadwal, Asal-usul, dan Potensi Rob
Hunter’s Moon 26 Oktober 2026 dapat diamati dengan mata telanjang. Simak jadwal kemunculan Bulan, asal-usul nama, dan kewaspadaan banjir rob.
Logo DeepSeek/DeepSeek
Harianjogja.com, JOGJA—Biaya operasional pengembangan aplikasi berbasis kecerdasan buatan atau AI kini berpotensi terpangkas drastis seiring kebijakan terbaru dari perusahaan teknologi asal Hangzhou, DeepSeek.
Dilansir dari Digital Trends, Selasa (26/5/2026), perusahaan tersebut secara resmi mengumumkan bahwa pemotongan harga hingga 75 persen untuk model andalan mereka, V4-Pro, akan diberlakukan secara permanen terhitung mulai 31 Mei 2026 mendatang. Langkah strategis ini diprediksi akan mengubah peta persaingan teknologi global sekaligus memberikan akses lebih luas bagi pengembang lokal untuk melakukan berbagai inovasi berbasis AI.
Perubahan struktur harga ini membawa dampak signifikan pada efisiensi anggaran bagi para pelaku usaha. Biaya penggunaan API V4-Pro kini berada di kisaran 0,025 yuan hingga 6 yuan per satu juta token. Jika dikonversikan, untuk kebutuhan penggunaan paling sederhana, pengguna hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp65 per satu juta token, sementara untuk pemrosesan data kompleks, biayanya mencapai Rp15.675 per satu juta token. Harga tersebut terpaut jauh lebih murah dibandingkan layanan pesaing dari Amerika Serikat seperti OpenAI GPT-5.5 yang mematok tarif antara Rp80.000 hingga Rp480.000 per satu juta token, sehingga model DeepSeek menawarkan efisiensi hingga 34 kali lipat.
Analisis industri menunjukkan bahwa keberanian DeepSeek memangkas harga ini tidak lepas dari peningkatan ketersediaan chip AI buatan Huawei, khususnya seri Ascend 950. Optimasi model DeepSeek V4 yang dirancang agar kompatibel dengan teknologi dalam negeri Tiongkok membuat perusahaan tersebut tidak lagi bergantung sepenuhnya pada GPU buatan NVIDIA. Hal ini menjadi krusial di tengah kebijakan pembatasan ekspor teknologi oleh Amerika Serikat, sekaligus membuktikan bahwa produksi supernode Huawei telah mencapai skala yang mampu menekan biaya komputasi secara masif sesuai janji perusahaan pada April lalu.
Bagi pengembang maupun pemilik usaha kecil di Indonesia, penurunan harga ini merupakan momentum emas untuk mengakselerasi transformasi digital. Dengan modal yang lebih terjangkau, eksperimen membangun aplikasi AI, analisis dokumen panjang, hingga pengembangan agen AI canggih bukan lagi menjadi hal yang mustahil. Persaingan harga ini diperkirakan akan memicu perang tarif di industri AI global, yang pada akhirnya memberikan keuntungan nyata bagi konsumen akhir dalam bentuk akses teknologi mutakhir dengan harga yang jauh lebih ramah di kantong.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hunter’s Moon 26 Oktober 2026 dapat diamati dengan mata telanjang. Simak jadwal kemunculan Bulan, asal-usul nama, dan kewaspadaan banjir rob.
DPRD DIY mengusulkan balai RW menjadi laboratorium Pendidikan Khas Kejogjaan untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya Jogja.
Harga cabai rawit mencapai Rp88.642/kg pada pekan keempat Oktober 2026. Mendagri Tito mendorong perluasan tanam dan distribusi pasokan.
Polresta Sleman menggelar Operasi Patuh Progo 2026 selama 14 hari. Data mencatat 25.497 pelanggaran lalu lintas pada 2025.
Indonesia Kaya menghadirkan legenda Timun Mas dan Nyi Roro Kidul dalam delapan episode musikal vertikal yang tayang di TikTok.
Yusril menyoroti 23 definisi keuangan negara yang dinilai berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum bagi pengelola BUMN.