Franco Morbidelli Pindah ke WorldSBK 2027, Gabung Aruba Ducati
Franco Morbidelli resmi pindah dari MotoGP ke WorldSBK 2027 bersama Aruba.it Ducati, menggantikan Nicolo Bulega yang naik ke MotoGP.
Artificial Intelligence alias kecerdasan buatan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Anthropic merilis Claude Haiku 5.5, model kecerdasan buatan (AI) baru yang menyasar pekerjaan berulang dalam jumlah besar dengan biaya lebih rendah. Model ini ditawarkan mulai US$0,10 per 1 juta token input dan US$0,50 per 1 juta token output untuk prompt hingga 100.000 token.
Harga tersebut membuat Claude Haiku 5.5 berada di level yang sama dengan GPT-6 Luna pada tarif dasar per token. Anthropic juga mengklaim biaya menjalankan beban kerja dengan Haiku 5.5 rata-rata sekitar 75 persen lebih rendah dibandingkan Claude Haiku 4.5.
Bagi pengembang yang menjalankan aplikasi AI dalam volume besar, penurunan biaya tersebut dapat berpengaruh langsung terhadap ongkos operasional. Model baru ini memang dirancang untuk tugas-tugas yang tidak selalu membutuhkan kemampuan model AI berukuran lebih besar.
Anthropic menyebut Haiku 5.5 cocok untuk pekerjaan seperti merangkum dokumen, klasifikasi informasi, kueri basis data, routing permintaan, hingga tugas berulang yang dijalankan oleh agen AI. Model ini juga dapat digunakan sebagai subagen untuk membantu Claude Opus 5.5 dan Sonnet 5.5 dalam pekerjaan tertentu.
Struktur harga menjadi salah satu perubahan paling menonjol pada Haiku 5.5. Untuk prompt dengan panjang hingga 100.000 token, Anthropic menetapkan tarif US$0,10 per 1 juta token input dan US$0,50 per 1 juta token output.
Jika dikonversikan menggunakan kurs sekitar Rp17.905 per dolar AS, tarif tersebut setara dengan sekitar Rp1.791 per 1 juta token input dan Rp8.952 per 1 juta token output.
Sebagai pembanding, Claude Haiku 4.5 sebelumnya dikenai tarif US$1 per 1 juta token input dan US$5 per 1 juta token output. Artinya, tarif dasar Haiku 5.5 untuk prompt pendek turun sekitar 90 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Namun, pengguna perlu memperhatikan batas 100.000 token. Untuk prompt yang melebihi batas tersebut, harga Haiku 5.5 naik menjadi US$0,50 per 1 juta token input dan US$2,50 per 1 juta token output.
Dengan demikian, potongan harga untuk prompt panjang menjadi sekitar 50 persen dibandingkan tarif Haiku 4.5, bukan 90 persen.
Anthropic mengatakan sekitar 90 persen permintaan Haiku 4.5 berada di bawah 100.000 token. Perusahaan juga memperkirakan biaya penggunaan rata-rata Haiku 5.5 sekitar 75 persen lebih rendah setelah memperhitungkan perubahan konsumsi token akibat tokenizer baru.
Anthropic tidak memosisikan Haiku 5.5 sebagai pengganti langsung model Claude yang lebih besar. Model tersebut justru dirancang untuk bekerja bersama Opus dan Sonnet ketika sebuah sistem AI membutuhkan banyak pekerjaan sederhana dalam waktu singkat.
Contohnya, model yang lebih besar dapat digunakan untuk membuat sebuah presentasi keuangan. Setelah itu, Haiku 5.5 dapat menangani pekerjaan yang lebih sederhana, seperti mencari angka pendapatan dari sejumlah dokumen untuk dimasukkan ke salah satu bagian presentasi.
Pola seperti itu memungkinkan pengembang membagi pekerjaan berdasarkan tingkat kompleksitas. Tugas yang membutuhkan penalaran lebih tinggi dapat diberikan kepada model besar, sementara pekerjaan repetitif dan berjumlah banyak dialihkan ke Haiku 5.5.
Anthropic juga menyebut Haiku 5.5 sebagai model tercepat yang pernah mereka buat dan mengarahkannya untuk kebutuhan yang sensitif terhadap kecepatan, termasuk dukungan pelanggan secara langsung dan penggunaan browser.
Model tersebut tersedia melalui Claude.ai dan Claude Code, serta dapat digunakan melalui API Anthropic dan sejumlah platform cloud seperti Amazon Web Services, Google Cloud, dan Microsoft Foundry.
Penurunan harga tidak berarti Anthropic hanya menawarkan model yang lebih murah. Perusahaan juga melaporkan peningkatan performa Haiku 5.5 pada sejumlah pengujian.
Dalam benchmark GDPval-AA v2.1, Haiku 5.5 mencatat skor 1.620, dibandingkan 735 pada Haiku 4.5 dan 1.437 pada GPT-6 Luna. Sementara Sonnet 5.5 sebagai model yang lebih besar mencatat skor 1.840.
Pada AA-Briefcase v1.1, Haiku 5.5 memperoleh 1.578, sedangkan Haiku 4.5 614 dan GPT-6 Luna 1.336. Sonnet 5.5 kembali berada di atas dengan skor 1.824.
Untuk penggunaan komputer melalui OSWorld 2.1, Haiku 5.5 mencatat 72,4 persen, jauh di atas Haiku 4.5 sebesar 15,7 persen dan GPT-6 Luna 48,9 persen. Sonnet 5.5 masih unggul dengan 83,9 persen.
Pada Terminal-Bench 4.0 yang menguji kemampuan coding berbasis agen, Haiku 5.5 mencatat 39,2 persen, dibandingkan 0 persen pada Haiku 4.5 dan 16,4 persen pada GPT-6 Luna. Sonnet 5.5 mencapai 70,6 persen.
Untuk FrontierCode 1.1, Haiku 5.5 memperoleh 46,4 persen, sedangkan GPT-6 Luna 42,4 persen. Sonnet 5.5 berada di 52,1 persen pada konfigurasi xhigh.
| Benchmark | Haiku 5.5 | Haiku 4.5 | GPT-6 Luna | Sonnet 5.5 |
|---|---|---|---|---|
| GDPval-AA v2.1 | 1.620 | 735 | 1.437 | 1.840 |
| AA-Briefcase v1.1 | 1.578 | 614 | 1.336 | 1.824 |
| OSWorld 2.1 | 72,4% | 15,7% | 48,9% | 83,9% |
| Terminal-Bench 4.0 | 39,2% | 0% | 16,4% | 70,6% |
| FrontierCode 1.1 | 46,4% | - | 42,4% | 52,1% |
Angka-angka tersebut merupakan hasil pengujian yang dipublikasikan Anthropic, sehingga belum dapat dianggap sebagai perbandingan independen yang definitif. Selain itu, Sonnet 5.5 tetap mencatat performa lebih tinggi daripada Haiku 5.5 pada seluruh benchmark dalam tabel yang sama.
Claude Haiku 5.5 juga menjadi model Haiku pertama yang memiliki pengaturan effort. Fitur tersebut memungkinkan pengguna menentukan seberapa besar upaya penalaran yang dilakukan model sebelum menghasilkan jawaban.
Anthropic menyediakan beberapa tingkat effort sehingga pengguna dapat memilih antara efisiensi biaya dan kemampuan penalaran. Pengaturan medium menjadi konfigurasi bawaan.
Hal ini penting ketika membaca hasil benchmark Haiku 5.5. Angka tertinggi yang ditampilkan Anthropic pada sejumlah pengujian menggunakan tingkat effort yang lebih tinggi, sehingga performanya tidak selalu sama dengan penggunaan pada pengaturan bawaan medium. Pada GDPval-AA, misalnya, skor Haiku 5.5 mencapai 1.620 pada effort maksimum, sedangkan pada medium tercatat 1.277.
Dengan kombinasi harga rendah, kecepatan tinggi, dan kemampuan menjalankan pekerjaan berulang, Anthropic menjadikan Haiku 5.5 sebagai pilihan untuk beban kerja AI yang membutuhkan volume besar tanpa harus selalu menggunakan model kelas atas. Bagi pengembang, perbedaan harga berdasarkan panjang prompt juga menjadi faktor penting sebelum memindahkan seluruh beban kerja ke model baru tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Franco Morbidelli resmi pindah dari MotoGP ke WorldSBK 2027 bersama Aruba.it Ducati, menggantikan Nicolo Bulega yang naik ke MotoGP.
Tiga pihak PT Virgo Karya Shipping ditetapkan tersangka dan ditahan terkait kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
Siswa SDN Soprayan Sleman dilibatkan dalam pemorsian MBG prasmanan. Sistem ini menjadi sarana edukasi gizi, disiplin, kebersihan, dan tanggung jawab.
Pemkab Bantul menggandeng BSI untuk memperkuat layanan perbankan dan pemberdayaan UMKM. Ada sekitar 100.000 UMKM yang telah terdata.
KPK meminta Nusron Wahid kooperatif setelah absen dalam pemeriksaan kasus dugaan korupsi di Kementerian ATR/BPN.
Survei BI mencatat IKK September 2026 berada di level 118,1, turun 7,1 poin dari Januari, tetapi masih berada di zona optimistis.