Gemini 4 Carbon Diklaim AI Terkuat Google, Ini Keunggulannya

Jumali
Jumali Selasa, 03 November 2026 12:17 WIB
Gemini 4 Carbon Diklaim AI Terkuat Google, Ini Keunggulannya

Ilustrasi Artificial Intelligence - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Google memperkenalkan Gemini 4 Carbon, model kecerdasan buatan (AI) terbaru yang diklaim sebagai model terkuat perusahaan. Model ini dirancang untuk menangani pekerjaan pemrograman kompleks, menjalankan tugas berbasis agen AI, hingga membantu mendeteksi dan memperbaiki celah keamanan siber.

Chief AI Architect Google, Koray Kavukcuoglu, mengatakan Gemini 4 Carbon membawa peningkatan signifikan dalam kemampuan pemrograman, penyelesaian tugas kompleks, serta pertahanan keamanan siber.

Kemampuan tersebut tercermin dalam sejumlah hasil pengujian. Dalam Artificial Analysis Intelligence Index versi 5.0 yang diperbarui, Gemini 4 Carbon menempati peringkat pertama dengan skor 59.

Google juga melaporkan performa tinggi model ini dalam pengujian keamanan siber. Pengujiannya mencakup kemampuan menemukan kerentanan perangkat lunak, menguji eksploitasi celah keamanan, hingga memperbaiki masalah tersebut.

Skor Gemini 4 Carbon dalam pengujian keamanan siber

Dalam pengujian SEC-bench Pro, Gemini 4 Carbon meraih skor 88,2% untuk menemukan kerentanan perangkat lunak. Sementara itu, model tersebut memperoleh skor 54,8% pada ExploitGym untuk menguji eksploitasi kerentanan.

Adapun dalam CWE-bench, Gemini 4 Carbon mencatat skor 71% untuk memperbaiki celah keamanan.

Google menyebut kemampuan ini dapat membantu pengembang dan tim keamanan siber membangun perangkat lunak yang lebih aman.

Dalam pengujian internal, Carbon juga meningkatkan keberhasilan pembuatan kode aman lebih dari dua kali lipat dibandingkan Gemini 4 Argon, model yang diluncurkan dua pekan sebelumnya.

Tim Chrome Google bahkan melaporkan bahwa kemampuan Carbon menghasilkan tambalan perangkat lunak berkualitas tinggi lebih dari 10 kali lipat dibandingkan model AI frontier dari laboratorium lain.

Mampu mengerjakan tugas rekayasa perangkat lunak berhari-hari

Selain keamanan siber, Gemini 4 Carbon dikembangkan untuk menyelesaikan pekerjaan rekayasa perangkat lunak yang kompleks dan membutuhkan waktu panjang.

Tim internal Google melaporkan model tersebut mampu bekerja selama berhari-hari dalam menyelesaikan tugas secara bertahap. Pekerjaan itu antara lain menemukan akar masalah serta memperbaiki bug tersembunyi dalam basis kode berukuran besar dan sistem tingkat rendah.

Kemampuan tersebut ditujukan untuk membantu pengembang menangani persoalan perangkat lunak yang tidak cukup diselesaikan melalui satu instruksi sederhana.

Google juga mencatat peningkatan dalam pengembangan web. Gemini 4 Carbon naik 89 poin Elo hingga menempati peringkat keempat di WebDev Arena dengan skor 1.768.

Akses Gemini 4 Carbon dibatasi pada tahap awal

Meski memiliki kemampuan keamanan siber yang lebih tinggi, Google tidak langsung membuka akses Gemini 4 Carbon kepada seluruh pengguna.

Mulai pekan ini, perusahaan akan menyediakan model tersebut terlebih dahulu kepada sebagian tim pertahanan siber. Akses selanjutnya akan diperluas kepada mitra melalui program Fairwind.

Google juga mengikuti proses pengujian model sebelum peluncuran secara sukarela bersama pemerintah Amerika Serikat.

Perusahaan menyatakan akan terus mengumpulkan masukan dan menyempurnakan mekanisme pengaman sebelum Gemini 4 Carbon tersedia lebih luas bagi pengembang, pelaku bisnis, dan konsumen melalui berbagai produk Google.

Harga Gemini 4 Carbon

Untuk tarif penggunaan, Google menetapkan harga perkenalan Gemini 4 Carbon sama dengan model sebelumnya, Gemini 4 Argon.

Biayanya sebesar US$2 untuk setiap satu juta token input dan US$10 untuk setiap satu juta token output.

Google juga memberikan diskon 95% untuk token input yang disimpan dalam cache dibandingkan tarif token input reguler.

Dengan kemampuan pemrograman dan keamanan siber yang ditawarkan, Gemini 4 Carbon diarahkan untuk membantu pekerjaan teknis yang membutuhkan analisis mendalam dan penyelesaian bertahap. Namun, akses yang masih dibatasi menunjukkan Google tetap menerapkan proses pengujian dan penyempurnaan sebelum model ini tersedia bagi pengguna secara luas.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online