15 Model AI Terbaik 2026 Versi LiveBench, Claude Memimpin
LiveBench merilis daftar 15 model AI terbaik 2026. Claude dari Anthropic mendominasi tiga posisi teratas, disusul model OpenAI dan pesaing lainnya.
Logo media sosial Threads. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pengguna Threads berpotensi memiliki kontrol lebih besar dalam menentukan siapa yang dapat melihat unggahan mereka. Meta tengah menguji fitur Threads Friends yang memungkinkan postingan dibagikan secara khusus kepada kelompok pertemanan dengan jumlah maksimal 50 orang.
Fitur ini menjadi alternatif bagi pengguna yang tidak ingin setiap pemikirannya dilihat oleh seluruh komunitas Threads. Dengan Threads Friends, pengguna dapat memilih lingkaran pertemanan tertentu sebagai penerima konten.
Mengutip Engadget, pengujian fitur tersebut masih berlangsung secara terbatas di Irlandia, Italia, dan Jepang.
Konsep Threads Friends menyerupai fitur Close Friends di Instagram. Bedanya, Meta mengadaptasi mekanisme berbagi terbatas itu untuk Threads yang lebih berorientasi pada percakapan berbasis teks dan pertukaran opini.
Kehadiran fitur ini memberikan pilihan bagi pengguna yang ingin tetap aktif berbagi konten, tetapi hanya kepada orang-orang tertentu. Dengan demikian, unggahan personal tidak harus selalu menjadi bagian dari percakapan publik.
Salah satu fitur utama Threads Friends adalah pengaturan daftar penerima dengan kapasitas maksimal 50 akun. Meta menggunakan istilah informal Thriends untuk menyebut orang-orang yang masuk dalam kelompok pertemanan tersebut.
Saat pengguna pertama kali membuat daftar, Threads akan memberikan rekomendasi akun berdasarkan pengikut yang paling sering berinteraksi. Rekomendasi ini dapat membantu pengguna menyusun kelompok tanpa perlu mencari dan memilih semua akun secara manual.
Meski demikian, pengguna tetap dapat mengatur daftar tersebut sesuai keinginan. Mereka memiliki kendali untuk menentukan akun mana saja yang dapat menerima postingan khusus teman.
Setelah daftar terbentuk, pengguna bisa memilih Threads Friends sebagai audiens ketika mengunggah konten. Postingan tersebut tidak akan terlihat oleh pengguna lain di luar kelompok yang dipilih.
Meta juga menyiapkan cara khusus untuk menemukan unggahan dari lingkaran pertemanan. Pengguna dapat mengetuk gelembung berwarna hijau di bagian atas feed untuk melihat postingan teman yang dibagikan dalam 24 jam terakhir.
Mekanisme ini membuat konten dari kelompok terbatas lebih mudah ditemukan tanpa harus bercampur dengan seluruh percakapan publik di halaman utama.
Direktur desain produk Threads, Laura Javier, turut memperlihatkan pratinjau tampilan postingan khusus teman. Ia juga menunjukkan elemen Easter egg yang memungkinkan nama Threads Friends berubah menjadi Thriends.
Konsep berbagi unggahan kepada kelompok terbatas sebenarnya bukan hal baru di media sosial. Threads Friends mengingatkan pada Twitter Circles, fitur yang diperkenalkan Twitter pada 2022.
Twitter Circles memungkinkan pengguna membagikan cuitan hanya kepada kelompok tertentu, bukan kepada seluruh pengikut atau pengguna platform. Namun, kapasitasnya lebih besar dibandingkan fitur baru Threads.
Twitter Circles dapat menampung hingga 150 akun dalam satu lingkaran, sedangkan Threads Friends membatasi daftar pertemanan maksimal 50 orang.
Twitter kemudian menghentikan fitur Circles sekitar satu tahun setelah peluncurannya. Hal tersebut menunjukkan bahwa fitur berbagi dengan audiens terbatas tidak selalu dipertahankan oleh platform media sosial.
Bagi Meta, Threads Friends menjadi upaya untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna yang ingin memisahkan percakapan publik dan interaksi personal.
Sebelumnya, Threads juga telah menghadirkan sejumlah pengaturan interaksi, termasuk kontrol terhadap siapa yang dapat membalas atau mengutip postingan. Meta turut mengembangkan Communities agar pengguna dapat menemukan percakapan berdasarkan minat tertentu.
Threads Friends memperluas pilihan tersebut dengan memberikan kontrol audiens yang lebih spesifik pada setiap unggahan.
Untuk saat ini, Meta baru menguji Threads Friends di Irlandia, Italia, dan Jepang. Perusahaan belum mengumumkan jadwal perluasan pengujian maupun kepastian peluncuran secara global.
Artinya, sebagian besar pengguna Threads di negara lain belum dapat mengakses fitur tersebut secara langsung melalui akun mereka.
Meski demikian, pengguna di luar negara pengujian tetap berpotensi melihat postingan khusus teman apabila pemilik konten memasukkan akun mereka ke dalam daftar Threads Friends. Dengan begitu, akses terhadap unggahan juga bergantung pada keputusan pemilik akun dalam menentukan penerimanya.
Meta masih perlu mengevaluasi hasil pengujian sebelum memutuskan apakah fitur tersebut akan tersedia di lebih banyak wilayah.
Jika diluncurkan secara luas, Threads Friends dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang menginginkan pengalaman berbagi lebih personal tanpa meninggalkan karakter Threads sebagai ruang percakapan publik.
Keberhasilan fitur ini nantinya akan bergantung pada kemudahan pengaturan audiens serta penerimaan pengguna terhadap konsep kelompok pertemanan yang lebih terbatas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LiveBench merilis daftar 15 model AI terbaik 2026. Claude dari Anthropic mendominasi tiga posisi teratas, disusul model OpenAI dan pesaing lainnya.
DPRD Sleman meminta BPBD memastikan sirene EWS Merapi berfungsi serta mengecek jalur evakuasi dan kesiapan logistik pengungsian.
Google menghadirkan fitur baru Gemini untuk membuat, melihat pratinjau, dan mengedit PDF, dokumen, presentasi, spreadsheet, hingga kode langsung di percakapan.
Emil Audero masuk nominasi Save of the Month La Liga Oktober 2026 setelah melakukan penyelamatan penting saat Rayo Vallecano menghadapi Getafe.
Hotel Tentrem Yogyakarta menggelar Tentrem Cultural Week 2026 pada 24–28 November dengan menghadirkan tujuh program yang mengangkat kekayaan kuliner, seni, dan
Simak estimasi waktu pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan berdasarkan saldo, dokumen persyaratan, cara klaim online, dan langkah mengecek status pengajuan.