SMS of Death Ancam Ponsel Android, Bisa Picu Restart Berulang

Jumali
Jumali Selasa, 03 November 2026 10:17 WIB
SMS of Death Ancam Ponsel Android, Bisa Picu Restart Berulang

Logo Android. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Pengguna ponsel Android perlu memperhatikan pembaruan keamanan perangkat menyusul temuan celah yang memungkinkan ponsel mengalami gangguan hanya melalui pesan singkat atau SMS berbahaya. Serangan yang dijuluki SMS of Death ini dapat mengganggu jaringan seluler, memutus panggilan telepon, hingga membuat perangkat terus melakukan restart atau reboot loop.

Ancaman tersebut perlu diwaspadai karena serangan dapat bekerja dari jarak jauh tanpa mengharuskan pemilik ponsel membuka pesan atau mengeklik tautan tertentu. Dengan demikian, interaksi langsung pengguna tidak diperlukan agar perangkat terdampak.

Digital Trends, Selasa (3/11/2026) melaporkan, kerentanan dengan kode CVE-2026-58882 itu ditemukan peneliti keamanan Mark Blaszczyk. Dia pertama kali melaporkan temuannya kepada Google pada Mei 2026.

Pada akhir pekan lalu, Blaszczyk memublikasikan hasil penelitian sekaligus demonstrasi serangan tersebut. Dalam pengujiannya, dia berhasil mereproduksi gangguan pada sejumlah perangkat Google Pixel dan Samsung Galaxy.

Pembaruan Keamanan Android 14 hingga 17

Google disebut telah mengembangkan perbaikan untuk mengatasi kerentanan tersebut. Meski demikian, ketersediaan pembaruan pada setiap ponsel Android bergantung pada produsen serta masa dukungan perangkat.

Blaszczyk menyebut perbaikan untuk celah keamanan ini telah tersedia bagi Android 14 hingga Android 17 melalui pembaruan keamanan Google Oktober 2026. Namun, kerentanan tersebut tidak dicantumkan secara khusus dalam buletin keamanan Google untuk bulan yang sama.

Sementara itu, perangkat yang masih menjalankan Android 12 dan Android 13 disebut belum memperoleh perbaikan tersebut. Ponsel yang sudah tidak mendapatkan dukungan pembaruan keamanan juga berpotensi tetap rentan.

Kondisi ini membuat pengguna perlu memastikan versi sistem operasi dan tingkat pembaruan keamanan pada perangkat masing-masing. Pengguna dapat memeriksanya melalui menu pengaturan atau Settings. Nama dan lokasi menu bisa berbeda bergantung pada merek serta antarmuka ponsel.

Jika tersedia pembaruan keamanan terbaru, pengguna disarankan segera memasangnya. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko perangkat terdampak kerentanan yang telah diperbaiki.

Bukan Serangan untuk Mencuri Data Pribadi

Meski terdengar mengkhawatirkan, SMS of Death merupakan jenis serangan denial-of-service (DoS). Serangan ini berfokus mengganggu ketersediaan atau fungsi perangkat, bukan dirancang untuk mencuri kata sandi maupun informasi pribadi pengguna.

Hingga kini, belum ada bukti terkonfirmasi mengenai serangan berskala luas yang menyasar pengguna Android melalui kerentanan tersebut.

Karena itu, pengguna tetap perlu waspada tanpa harus langsung panik. Memeriksa pembaruan keamanan secara berkala menjadi salah satu langkah penting, terutama bagi pemilik perangkat yang masih menerima dukungan pembaruan dari produsen.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online