Lexus Siapkan SUV Listrik Buatan China, Meluncur 2027

Jumali
Jumali Selasa, 03 November 2026 12:37 WIB
Lexus Siapkan SUV Listrik Buatan China, Meluncur 2027

Lexus All-New RZ - Lexus

Harianjogja.com, JOGJA—Lexus bersiap memperluas strategi kendaraan listriknya di China dengan memproduksi SUV listrik pertama secara lokal pada 2027. Model tersebut akan dirakit di fasilitas baru milik Toyota di Distrik Jinshan, Shanghai.

Langkah ini menjadi perubahan penting bagi Lexus yang selama hampir tiga dekade mengandalkan kendaraan impor untuk memenuhi permintaan pasar China. Produksi lokal diharapkan membantu merek mobil mewah asal Jepang tersebut menghadapi persaingan kendaraan listrik premium yang semakin ketat.

Carnewschina melaporkan, pabrik di Shanghai itu akan menjadi fasilitas produksi Lexus pertama di luar Jepang yang sepenuhnya dimiliki dan dioperasikan secara mandiri oleh Toyota.

Kehadiran pabrik tersebut juga menjadi bagian dari upaya Lexus bersaing dengan produsen kendaraan listrik lokal China, termasuk Nio dan Zeekr, yang telah menawarkan beragam model di segmen premium.

Pabrik Lexus di Shanghai gunakan teknologi gigacasting

Pembangunan fasilitas produksi di Shanghai dimulai pada 2025. Pabrik tersebut dirancang menggunakan teknologi manufaktur yang berbeda dari fasilitas otomotif konvensional.

Salah satu teknologi yang akan diterapkan adalah aluminium gigacasting. Metode ini menggunakan proses pengecoran aluminium berukuran besar untuk menyatukan sejumlah komponen kendaraan menjadi satu struktur.

Penggunaan teknologi tersebut memungkinkan jumlah komponen dikurangi sehingga proses perakitan kendaraan menjadi lebih sederhana.

Pabrik ini juga tidak mengandalkan sistem jalur produksi konveyor konvensional. Kendaraan akan berpindah secara otomatis dari satu stasiun kerja ke stasiun berikutnya.

Untuk tahap awal, fasilitas tersebut dilaporkan memiliki target produksi sekitar 1.000 unit per bulan atau setara 12.000 unit per tahun. Jumlah itu merupakan target produksi awal, bukan kapasitas maksimal pabrik.

Spesifikasi SUV listrik Lexus belum diumumkan

Meski produksi lokal dijadwalkan dimulai pada 2027, Lexus belum mengungkap identitas maupun spesifikasi SUV listrik tersebut.

Informasi mengenai harga, kapasitas baterai, tenaga motor listrik, dan jarak tempuh kendaraan juga belum tersedia. Jenis baterai yang akan digunakan pun masih belum dipastikan.

Sejumlah laporan menyebut SUV tersebut berpotensi menggunakan baterai lithium ternary atau lithium iron phosphate (LFP). Namun, kedua jenis baterai itu belum dikonfirmasi sebagai spesifikasi resmi kendaraan.

Di sisi lain, Toyota tengah mengembangkan teknologi baterai solid-state bersama perusahaan Jepang, Idemitsu Kosan. Teknologi tersebut ditargetkan mulai diterapkan pada kendaraan listrik sekitar 2027 hingga 2028.

Belum ada kepastian apakah teknologi baterai solid-state itu akan digunakan pada SUV listrik Lexus yang diproduksi di Shanghai.

Dengan produksi lokal tersebut, Lexus memasuki tahap baru dalam persaingannya di pasar kendaraan listrik China. Namun, daya saing model ini nantinya masih akan ditentukan oleh spesifikasi, harga, jarak tempuh, serta teknologi yang ditawarkan ketika kendaraan resmi diperkenalkan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online