Advertisement

Mobil Listrik Mini Makin Populer, Nissan Belum Siap Rilis Sakura Saingi Wuling Air ev

Anshary Madya Sukma
Selasa, 04 Oktober 2022 - 09:27 WIB
Sirojul Khafid
Mobil Listrik Mini Makin Populer, Nissan Belum Siap Rilis Sakura Saingi Wuling Air ev Nissan Sakura - Nissan Global

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Melihat persaingan Electric Vehicle (EV) di Indonesia, PT Nissan Motors Distributor Indonesia (NMDI) masih ragu boyong electric vehicle (EV) kompak Sakura ke Indonesia.

Head of Marketing and Communications NMDI, Julian Osmon, menegaskan bahwa belum mungkin memboyong Sakura ke Indonesia. Menurutnya, saat ini Nissan sedang fokus dalam pengembangan dua unit EV yang dipamerkannya saat IEMS 2022, yaitu Nissan Kicks dan Nissan Leaf.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

"Nissan saat ini sedang fokus untuk mengembangkan kendaraan dua unit elektrifikasi," kata Julian saat dihubungi Bisnis.com pada Senin (3/10/2022).

Lebih lanjut, Julian mengatakan sedang melakukan studi mengenai kendaraan elektrifikasi yang cocok diluncurkan di pasar Indonesia, termasuk unit Sakura yang sudah rilis di Jepang.

BACA JUGA: 5 Motor Kustom Dunia Diboyong ke Kustomfest 2022 di Jogja, Ada Milik Flea RHCP

"Untuk kendaraan elektrifikasi yang cocok untuk pasar Indonesia, kami sedang study termasuk juga dengan Sakura," lanjut Julian.

Sementara itu, Julian juga menjelaskan bahwa jenis kendaraan yang memiliki teknologi e-POWER yang diklaim menggunakan penggerak roda 100 persen motor listrik, yaitu Nissan Kicks yang dibanderol Rp 482.800.000.

Adapun untuk unit EV kedua yang sedang dikembangkan NMDI adalah Nissan Leaf yang dibanderol Rp 741.000.000.

Di sisi lain, pasar mobil listrik Tanah Air semakin prospektif seiring dengan kehadiran mobil listrik mini Wuling Air ev. Berkat kehadiran Wuling Air ev, segmen mobil listrik berbasis baterai mengalami pertumbuhan signifikan. 

BACA JUGA: Meluncur 2023, Intip Harga dan Spesifikasi BMW XM

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Erdogan Umumkan Keadaan Darurat Selama Tiga Bulan untuk Cari Korban Gempa

News
| Rabu, 08 Februari 2023, 01:27 WIB

Advertisement

alt

Meski Ada Gempa, Minat Masyarakat ke Turki Tak Surut

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement