Advertisement
60% Masyarakat Indonesia Pakai Password yang Sama, Jangan-Jangan Kamu Juga

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Sebagian besar masyarakat Indonesia diketahui menggunakan kata sandi atau password yang mudah ditebak, sehingga meningkatkan risiko dibobol baik untuk data di dunia maya atau mobile banking.
Ketua Komite Tetap Aplikasi dan Informatika Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Noudhy Valdryno mengatakan masyarakat Indonesia sering memakai password 123456.
Advertisement
"Jangan pakai password yang dalam satu atau dua kali saya diskusi dengan Anda, password itu saya sudah tahu," jelas Ryno dalam acara IdeaFest 2023 pada Sabtu (30/9/23).
Baca Juga: Tips Bikin Pasword Aman
Contohnya, informasi tersebut dapat diperoleh ketika di dalam diskusi, seseorang bertanya mengenai Anda lahir di mana beserta tanggalnya, hingga nama ibu kandung
Untuk itu, menurutnya jangan menggunakan password yang dapat diketahui dalam satu atau dua kali pertemuan, terutama password 123456 yang sekitar 60 persen masyarakat Indonesia menggunakan password tersebut.
Berikutnya, perlu juga untuk membuat kombinasi yang lebih sulit. Saran ini seringkali ditemui di setiap website yang kredibel. Contohnya seperti menggunakan simbol unik, lowercase dan uppercase.
Baca Juga: Jangan Dipakai! Ini Beberapa Password Medsos yang Paling Mudah Dibobol
"Lalu beberapa aplikasi juga sudah terdapat two factor authentication yang jika diaktifkan mudah-mudahan menjadi lebih aman, terutama jika terdapat seseorang yang mencoba untuk menghack. Jika ini diaktifkan maka kita masih memiliki kesempatan untuk membela diri," lanjutnya.
Tak hanya itu, kini di beberapa gadget juga sudah memiliki automatic random password yang dinilai lebih baik lagi sehingga tidak perlu untuk mengingat password, karena kita sebagai pengguna juga tidak tahu, karena password tersebut juga bersifat acak dan menggunakan biometrik.
Hal tersebut bisa menjadi opsi ke depan dalam membuat password.
"Namun karena teman-teman Indonesia senang pakai password, minimal hindari 123456," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Korban Gempa di Myanmar Terperangkap Enam Hari, Diselamatkan Tim SAR Malaysia
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sempat Jadi Pintu Masuk, Exit Tol Tamanmartani Dialihkan Jadi Pintu Keluar Kembali
- Ribuan Orang Padati Pantai Parangtritis, Mayoritas Rombongan Keluarga
- Dishub Kota Jogja Pasang APILL Portable, Ini Lokasinya
- Setelah Lebaran, Mobilitas Warga DIY untuk Silaturahmi
- Mau ke Malioboro? Parkir di Gor Amongraga, Ada Shuttle Bus Siap Mengantar
Advertisement
Advertisement