Advertisement
Grup Bakrie VKTR Bakal Bangun Pabrik Bus dan Truk Listrik Rp180 Miliar di Magelang
Baru IPO, emiten kendaraan listrik Grup Bakrie PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) menggandeng Grup CATL bangun pabrik konversi bus dan truk listrik.Bisnis.com
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Emiten kendaraan listrik Grup Bakrie, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) akan membangun pabrik untuk meningkatkan kapasitas produksi perakitan bus dan truk listrik di Magelang, Jawa Tengah. Proyek ini dikabarkan senilai Rp180,08 miliar.
Advertisement
Pengembangan fasilitas produksi tersebut menggandeng perusahaan afiliasinya, yakni PT Bakrie Construction. Perjanjian konstruksi telah diteken keduanya, dan berlaku efektif per 28 Desember 2023. "Jangka waktu penyelesaian pekerjaan adalah 12 bulan setelah perjanjian konstruksi ini ditandatangani," tulis manajemen VKTR dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip Rabu, (3/1/2024).
Adapun, ruang lingkup pekerjaan tersebut tidak terbatas pada mechanical engineering dan gedung, termasuk united shop, sarana inspeksi, tempat menyimpan kendaraan, sarana pembuangan air, dan sistem teknologi informasi.
Atas pekerjaan pembangunan pabrik itu, VKTR juga memberikan jaminan untuk kepentingan pinjaman modal kerja dari pihak bank untuk pelaksanaan pekerjaan PT Bakrie Construction dengan imbal jasa sebesar 0,25% untuk VKTR. "Perseroan telah setuju untuk memberikan jaminan perusahaan atau corporate guarantee kepada pihak bank sebesar Rp155 miliar atas pinjaman modal kerja dari pihak bank untuk pelaksanaan pekerjaan PT Bakrie Construction," lanjutnya.
Baca Juga
Fasilitas Kendaraan Listrik Diperbanyak saat Libur Nataru
Sampai 2030 Presiden Targetkan 15 Juta Kendaraan Listrik Mengaspal
Di Negara Maju, Mobil Listrik Masih Jadi Kendaraan Sekunder
Sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan itu, VKTR dan PT Bakrie Metal Industries juga telah meneken perjanjian gadai saham. PT Bakrie Metal Industries sebagai pemberi gadai setuju untuk memberikan jaminan gadai seluruh sahamnya kepada PT Bakrie Construction atau setara dengan 98,23% saham Bakrie Construction.
Manajemen VKTR menjelaskan alasan dilakukannya perjanjian afiliasi untuk pembangunan pabrik yaitu biaya yang dikeluarkan lebih rendah dibandingkan melakukan transaksi dengan pihak lain di luar afiliasi. Alhasil VKTR dapat melakukan penghematan biaya dan penjualan perseroan akan meningkat.
Sebagai informasi, harga saham VKTR pada perdagangan Rabu, (3/1/2024) ditutup menguat 1,67% ke level Rp122 per saham. Menilik kinerja keuangannya, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk VKTR turun 69,62% secara year-on-year (yoy) menjadi Rp19,51 miliar hingga 30 September 2023 dibandingkan periode sama 2022 sebesar Rp64,26 miliar. Pada saat yang sama, penjualan VKTR justru mencatatkan kenaikan 6,91% yoy menjadi Rp890,99 miliar, dibandingkan kuartal III/2022 sebesar Rp833,33 miliar. Secara rinci berdasarkan segmen, penjualan VKTR ditopang oleh manufaktur yang berkontribusi sebesar Rp875,33 miliar, diikuti perdagangan atau trading sebesar Rp99,5 miliar. Penjualan itu dikurangi biaya eliminasi Rp83,85 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
Advertisement
Advertisement







