Pengangguran di DIY Menurun, Sektor Pertanian Serap Tenaga Kerja Terbesar
BPS mencatat tingkat pengangguran terbuka DIY turun menjadi 3,33 persen pada Agustus 2026, dengan jumlah penduduk bekerja mencapai 2,20 juta orang.
Kendaraan listrik - Ilustrasi freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Agar kendaraan listrik tidak cepat habis baterai ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat berkendara.
Product Expert GAC AION Indonesia, Iqbal Taufiqurrahman membagikan beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar penggunaan konsumsi baterai tidak terlalu boros selama perjalanan itu berlangsung.
“Bisa dengan menggunakan mode “Eco” dan mengaktifkan fitur regenerative braking atau energy recovery yang ada pada fitur kendaraan,” kata Iqbal Taufiqurrahman, Kamis (1/5/2025).
Tidak hanya rajin mengaktifkan mode hemat, cara berkendara juga menentukan penghematan baterai kendaraan listrik tersebut saat digunakan agar tidak merasa khawatir selama berkendara.
Hal tersebut disarankan untuk tidak senantiasa melakukan akselerasi yang cukup sering. Akselerasi yang sering dilakukan, sangat mendorong baterai untuk cepat habis. “Tidak melakukan akselerasi secara mendadak secara berlebihan,” ujar dia.
Hal lain yang harus diperhatikan adalah penggunaan perangkat atau fitur elektronik secara berlebihan yang terdapat pada mobil listrik. Hal tersebut secara tidak sadar dapat menyedot konsumsi baterai dari kendaraan elektrik itu sendiri.
BACA JUGA: Ribuan Buruh di Jogja Gelar Peringatan May Day, Tuntut Upah Layak
Penggunaan fitur elektronik tersebut dikatakan oleh Ikbal di antaranya adalah fitur pendingin kendaraan yakni AC, pengisian baterai telepon pintar nirkabel dan maupun yang menggunakan kabel.
Untuk menghindari borosnya penggunaan baterai, mereka disarankan untuk meminimalkan penggunaan komponen elektronik di dalam kabin seperti AC, wireless charger, socket charger dan lainnya,” ucap dia.
Saat ini, penjualan kendaraan listrik pada Maret 2025 menampilkan peningkatan yang cukup signifikan. Gaikindo merilis, penjualan kendaraan segmen elektrik menyentuh hingga 8.835 unit atau melesat 70,46 persen dari bulan sebelumnya yang hanya tembus 5.183 unit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BPS mencatat tingkat pengangguran terbuka DIY turun menjadi 3,33 persen pada Agustus 2026, dengan jumlah penduduk bekerja mencapai 2,20 juta orang.
Prabowo bertemu 10 mantan Kapolri dan Kapolri Suyudi di Hambalang, di tengah pengusutan kasus dugaan penyadapan.
OJK mencatat hampir 1,5 juta pemain judi online di Jateng. Dana dari utang meningkat hampir 80 persen sejak 2024.
Kulit lansia lebih rentan terhadap sinar UV akibat penurunan kolagen dan melanin. Kenali penyebab serta cara melindunginya.
CPW menilai RUU Penyadapan mendesak untuk menyelaraskan 12 UU sekaligus memperkuat perlindungan privasi warga negara.
BNPB memastikan operasi pemadaman karhutla tetap berjalan dengan memperketat keselamatan usai helikopter Super Puma H-225 jatuh di Sungai Barito.