Advertisement
Honda Setop Pengembangan SUV Listrik, Ini Alasannya

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Langkah penghematan dilakukan oleh Honda. Produsen mobil asal Jepang ini resmi menghentikan pengembangan SUV listrik yang awalnya dijadwalkan meluncur di pasaran tahun 2027 dan 2028.
BACA JUGA: Subsidi Mobil Listrik akan Muluskan Langkah Honda
Advertisement
Nikkei Asia, Selasa (15/7/2025) mengungkapkan, salah satu alasan utama penghentian pengembangan SUV listrik adalah minimnya permintaan EV di AS. Namun secara khusus, merek Jepang tersebut menyoroti potensi perlambatan adopsi EV di Amerika setelah pemerintah setempat menghapus insentif pajak sebesar US$7.500.
SUV listrik berukuran besar yang sedang dikembangkan Honda ini semula ditujukan masuk ke pasar ekspor khususnya di wilayah AS.
Penghentian pengembangan dilatarbelakangi biaya pengembangan yang tinggi, sehingga proyek tersebut menjadi tidak pasti dari sisi potensi penjualan.
Sebelum melakukan penghentian pengembangan SUV Listrik, Honda telah memangkas biaya investasi untuk proyek kendaraan listrik hingga akhir dekade ini, dari 10 triliun yen (sekitar US$69 miliar) menjadi 7 triliun yen (sekitar US$48 miliar). Meski demikian, pemangkasan biaya ini dikabarkan tidak akan berdampak kepada rencana peluncuran sedan listrik dan SUV listrik ukuran menengah dalam waktu dekat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Kesaksian Warga Saat Melihat Rumah Menkeu Sri Mulyani Dijarah Massa
Advertisement

Kebun Bunga Lor JEC Jadi Destinasi Wisata Baru di Banguntapan Bantul
Advertisement
Berita Populer
- Pemangkasan Danais 2026, DPRD DIY Ingatkan Risiko Kontraksi APBD
- Sanden Fair 2025 Angkat UMKM dan Budaya Sebagai Gerbang Selatan DIY
- Termasuk Gunungkidul, Indonesia Kekurangan Mediator Hubungan Industrial
- Ombudsman Akan Lakukan Kajian Mendalam Pelaksanaan MBG di DIY
- Kasus Pelecehan Guru PPPK di SMP Sedayu, Pemkab Bantul Ambil Langkah Tegas
Advertisement
Advertisement