Advertisement

Ericsson Umumkan PHK 1.600 Pegawai, Fokus Efisiensi Biaya

Jumali
Jum'at, 16 Januari 2026 - 07:37 WIB
Jumali
Ericsson Umumkan PHK 1.600 Pegawai, Fokus Efisiensi Biaya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) - ilustrasi - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Raksasa telekomunikasi Swedia, Ericsson, resmi memulai restrukturisasi dengan rencana PHK 1.600 pegawai di Swedia guna memperkuat posisi biaya dan daya saing global.

Manajemen Ericsson menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari inisiatif pengendalian biaya global. Meski melakukan perampingan, perusahaan berkomitmen tetap mempertahankan investasi pada sektor teknologi strategis.

Advertisement

"Pengurangan staf yang diusulkan bertujuan meningkatkan posisi biaya perusahaan sambil menjaga investasi penting bagi kepemimpinan teknologi Ericsson," tulis pernyataan resmi manajemen, dikutip dari AFP, Jumat (16/1/2026).

Proses negosiasi dengan serikat pekerja terkait dampak terhadap 1.600 posisi tersebut telah dimulai. Saat ini, Ericsson mempekerjakan lebih dari 90.000 karyawan di seluruh dunia, dengan sekitar 13.000 di antaranya berbasis di Swedia. Selain pemutusan hubungan kerja (PHK), perusahaan juga menjalankan berbagai inisiatif lain untuk mengoptimalkan efisiensi operasional secara menyeluruh.

Sebagai salah satu dari tiga penyedia jaringan seluler terbesar dunia—bersaing ketat dengan Huawei (Tiongkok) dan Nokia (Finlandia)—Ericsson menunjukkan performa keuangan yang kontras. Pada Oktober lalu, perusahaan melaporkan lonjakan laba bersih kuartal III meskipun angka penjualan secara umum menurun.

Pengumuman restrukturisasi ini mendapat respons positif dari investor. Saham Ericsson tercatat menguat sekitar 1,5% pada perdagangan awal di bursa saham Stockholm. Ericsson dijadwalkan akan merilis laporan keuangan tahunan dan kinerja kuartal IV pada 23 Januari mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Izin Kampus Kedokteran SMVDMI Dicabut, Picu Polemik Politik

Izin Kampus Kedokteran SMVDMI Dicabut, Picu Polemik Politik

News
| Jum'at, 16 Januari 2026, 08:27 WIB

Advertisement

Tren Wisata 2026: Bangkok Teratas, Bali 10 Besar Dunia

Tren Wisata 2026: Bangkok Teratas, Bali 10 Besar Dunia

Wisata
| Selasa, 13 Januari 2026, 16:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement