Advertisement

Roma Ikuti Kota Eropa, Pangkas Kecepatan Kendaraan Jadi 30 Km Per Jam

Jumali
Jum'at, 16 Januari 2026 - 08:37 WIB
Jumali
Roma Ikuti Kota Eropa, Pangkas Kecepatan Kendaraan Jadi 30 Km Per Jam Berkendara sepeda motor - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota Roma resmi memberlakukan batas kecepatan 30 km/jam di pusat kota sebagai strategi menekan kecelakaan lalu lintas dan polusi. Kebijakan yang berlaku mulai Kamis (15/1/2026).

Otoritas setempat menilai penyesuaian ini krusial mengingat kondisi jalanan Roma yang padat oleh wisatawan dan penduduk. "Kecepatan yang lebih rendah menyelamatkan nyawa," tegas Kepala Transportasi Roma, Eugenio Patane, dilansir Reuters.

Advertisement

Data mencatat bahwa kecepatan berlebih menyumbang 7,5% dari total kecelakaan di Roma.

Kebijakan Roma mengikuti tren zona berkecepatan rendah di ibu kota Eropa lainnya seperti London, Paris, Brussels, dan Helsinki. Roma merujuk pada kesuksesan Kota Bologna yang telah menerapkan aturan serupa sejak Januari 2024.

Setahun pascapenerapan di Bologna, data menunjukkan hasil signifikan:

- Angka Kecelakaan: Turun 13%.

- Angka Kematian: Berkurang drastis hingga 50%.

Wali Kota Roma, Roberto Gualtieri, terus mendorong transformasi transportasi yang lebih aman sejak 2021. Di bawah arahannya, jumlah kamera pengawas kecepatan (speed camera) diperbanyak guna memaksa warga mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.

Langkah ini juga selaras dengan putusan Mahkamah Agung Italia pada November lalu terkait hak warga atas kompensasi akibat polusi suara dan partikel halus yang berlebihan. Pihak berwenang memperkirakan kebijakan baru ini mampu menurunkan tingkat polusi suara hingga 2 desibel di pusat kota, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Roma secara menyeluruh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Izin Kampus Kedokteran SMVDMI Dicabut, Picu Polemik Politik

Izin Kampus Kedokteran SMVDMI Dicabut, Picu Polemik Politik

News
| Jum'at, 16 Januari 2026, 08:27 WIB

Advertisement

Tren Wisata 2026: Bangkok Teratas, Bali 10 Besar Dunia

Tren Wisata 2026: Bangkok Teratas, Bali 10 Besar Dunia

Wisata
| Selasa, 13 Januari 2026, 16:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement