Advertisement

OpenAI Gandeng Cerebras dalam Kontrak AI Rp169 Triliun

Jumali
Senin, 19 Januari 2026 - 23:47 WIB
Jumali
OpenAI Gandeng Cerebras dalam Kontrak AI Rp169 Triliun Artificial Intelligence alias kecerdasan buatan - Ilustrasi - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Dominasi Nvidia di industri cip kecerdasan buatan mulai mendapat perlawanan serius. Perusahaan rintisan Cerebras Systems resmi mengamankan kontrak komputasi AI bernilai US$10 miliar atau sekitar Rp169 triliun dari OpenAI untuk mendukung pengembangan ChatGPT.

Kesepakatan berdurasi tiga tahun ini mencakup penyediaan daya komputasi hingga 750 megawatt, yang akan dimanfaatkan OpenAI untuk menjalankan proses inferensi AI dalam skala sangat besar. Kontrak tersebut menegaskan strategi OpenAI untuk mendiversifikasi sumber infrastruktur komputasi dan mengurangi ketergantungan pada satu vendor perangkat keras.

Advertisement

Mengutip laporan Reuters, Senin (19/1/2026), Cerebras akan membangun atau menyewa pusat data khusus yang sepenuhnya ditenagai oleh cip buatan mereka sendiri. Sementara itu, OpenAI melakukan pembayaran melalui mitra layanan cloud yang menjalankan sistem komputasi tersebut. Penyediaan kapasitas dilakukan bertahap hingga 2028.

"Mengintegrasikan Cerebras ke dalam campuran solusi komputasi kami membuat AI merespons jauh lebih cepat," tulis pernyataan resmi OpenAI.

Klaim Efisiensi Melampaui GPU

CEO Cerebras, Andre Feldman, menyebut pembicaraan intensif dengan OpenAI telah berlangsung sejak Agustus tahun lalu. Dalam proses uji coba, cip Cerebras diklaim mampu menjalankan model sumber terbuka OpenAI dengan efisiensi lebih tinggi dibandingkan GPU tradisional.

Kerja sama ini juga menjadi dorongan signifikan bagi rencana Cerebras untuk kembali melantai di bursa saham. Sebelumnya, perusahaan sempat menarik dokumen penawaran umum perdana (IPO) pada Oktober 2025. Kontrak jumbo dari OpenAI membuka peluang diversifikasi pendapatan dan mengurangi ketergantungan pada investor utama mereka, G42.

Didirikan pada 2015, Cerebras dikenal melalui teknologi Wafer-Scale Engine (WSE), yakni mesin komputasi berskala wafer yang dirancang untuk mempercepat pelatihan dan inferensi model AI berskala besar.

Relasi Cerebras dan OpenAI sejatinya bukan hal baru. CEO OpenAI Sam Altman tercatat sebagai investor awal Cerebras, jauh sebelum kontrak komersial ini diumumkan.

Masuknya Cerebras dalam rantai pasok komputasi OpenAI menandai babak baru persaingan industri cip global. Dengan pendekatan komputasi khusus AI generatif, Cerebras kini muncul sebagai penantang nyata bagi dominasi Nvidia yang selama ini menguasai pasar GPU AI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kanselir Jerman Soroti Tingginya Cuti Sakit

Kanselir Jerman Soroti Tingginya Cuti Sakit

News
| Senin, 19 Januari 2026, 22:37 WIB

Advertisement

Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai

Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai

Wisata
| Senin, 19 Januari 2026, 18:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement