Advertisement
Toyota Kijang Innova Jadi Mobil Terlaris Januari 2026, Geser BYD Atto
Ilustrasi Toyota Kijang Innova Venturer - Bisnis Indonesia/Dwi Prasetya
Advertisement
Harianjoga.com, JOGJA—Toyota kembali memimpin pasar otomotif nasional setelah Toyota Kijang Innova menjadi mobil terlaris sepanjang Januari 2026.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Innova mencatatkan penjualan wholesales (distribusi pabrik ke diler) sebanyak 5.401 unit. Capaian ini menggeser BYD Atto 1 yang sebelumnya sempat memimpin pasar.
Advertisement
Reborn dan Zenix Sama Kuat
Dominasi Innova ditopang dua varian utamanya. Innova Reborn terdistribusi 2.728 unit, sementara Innova Zenix membukukan 2.673 unit. Angka ini menunjukkan MPV konvensional dan hybrid Toyota masih mendapat kepercayaan tinggi dari konsumen Indonesia, meski pasar mulai diramaikan mobil listrik.
BACA JUGA
BYD Atto 1 harus turun ke posisi keempat dengan 3.361 unit, meskipun varian Dynamic masih terserap 2.892 unit.
Daftar 10 Mobil Terlaris Januari 2026 (Wholesales)
- Toyota Kijang Innova – 5.401 unit
- Daihatsu Gran Max (Pikap) – 4.925 unit
- Honda Brio (RS & Satya) – 3.672 unit
- BYD Atto 1 – 3.361 unit
- Toyota Avanza – 3.236 unit
- Daihatsu Sigra – 2.610 unit
- Mitsubishi Xpander – 2.594 unit
- Toyota Calya – 2.579 unit
- Toyota Rush – 2.345 unit
- Daihatsu Gran Max (Minibus) – 2.135 unit
Industri Otomotif Mulai Pulih
Secara industri, pasar otomotif Indonesia menunjukkan tren positif di awal 2026. Total penjualan wholesales Januari mencapai 66.447 unit atau naik 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dari sisi ritel (penjualan ke konsumen), angka juga tumbuh 4,5 persen menjadi 66.936 unit. Ini menandakan daya beli masyarakat terhadap kendaraan baru masih terjaga.
Toyota mempertegas dominasinya dengan menempatkan beberapa model di daftar sepuluh besar, termasuk Avanza, Calya, dan Rush. Dengan capaian awal tahun yang solid, persaingan antarprodusen diprediksi semakin ketat melalui peluncuran model baru dan promo agresif sepanjang 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jerman Prediksi AS Tak Lanjutkan Invasi Darat ke Iran, Ini Alasannya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








