Advertisement

IBM Ubah Arah Rekrutmen, Utamakan Empati dan Analisis di Era AI

Jumali
Kamis, 19 Februari 2026 - 10:07 WIB
Jumali
IBM Ubah Arah Rekrutmen, Utamakan Empati dan Analisis di Era AI Tenaga Kerja. / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Raksasa teknologi asal Amerika Serikat, IBM, mengumumkan strategi perekrutan baru pada 2026 dengan fokus pada keterampilan manusia (human skills). Langkah ini diambil meski perusahaan sebelumnya melakukan PHK terhadap kurang dari satu persen karyawan pada akhir 2025.

Menurut laporan Bloomberg, perubahan strategi ini merupakan respons atas meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam operasional perusahaan. Chief HR IBM, Nickle LaMoreaux, menyebut pekerjaan rutin seperti pengodean dasar yang sebelumnya dikerjakan manusia kini telah banyak digantikan oleh sistem AI.

Advertisement

Akibatnya, IBM mengubah deskripsi pekerjaan untuk posisi entry-level dengan menitikberatkan pada kemampuan yang tidak dapat sepenuhnya direplikasi mesin. Kandidat diharapkan memiliki kecakapan komunikasi, kemampuan memahami kebutuhan klien, analisis bisnis, hingga keahlian mengevaluasi dan mengoreksi output chatbot internal maupun sistem otomatisasi perusahaan.

Kemampuan manajerial dalam menangani situasi saat sistem AI mengalami gangguan juga menjadi kriteria penting. IBM menilai penguatan talenta muda penting untuk mencegah terjadinya kesenjangan keterampilan di level menengah, yang berpotensi lebih mahal jika harus diisi melalui rekrutmen eksternal.

Sebelumnya, perusahaan memangkas sekitar 2.700 karyawan dari total 270 ribu pegawai secara global. Efisiensi tersebut, menurut manajemen, memberi ruang untuk membangun generasi tenaga kerja baru yang lebih adaptif terhadap transformasi digital.

Program perekrutan ini terbuka bagi lulusan baru maupun profesional yang ingin berpindah jalur karier. IBM menegaskan bahwa meskipun otomatisasi meningkatkan efisiensi, investasi pada kapasitas intelektual dan empati manusia tetap menjadi fondasi keberlanjutan inovasi perusahaan.

Strategi ini dinilai dapat menjadi model bagi perusahaan teknologi global dalam menyeimbangkan efisiensi mesin dan kecerdasan manusia di tengah percepatan adopsi AI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Tragedi Imlek: Ledakan Toko Kembang Api di China Tewaskan 12 Orang

Tragedi Imlek: Ledakan Toko Kembang Api di China Tewaskan 12 Orang

News
| Kamis, 19 Februari 2026, 10:27 WIB

Advertisement

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wisata
| Senin, 16 Februari 2026, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement