Advertisement
Harga RAM Mulai Landai, Momen Tepat bagi Perakit PC
Ilustrasi gamers. - Harian Jogja - Ist
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Kabar gembira menghampiri para perakit komputer dan pencinta gim (gamer) di DIY dan sekitarnya. Harga memori komputer jenis RAM akhirnya mulai menunjukkan tren penurunan seusai mengalami lonjakan harga yang cukup mencekik sepanjang tahun 2025 lalu.
Data terbaru dari DigiTimes mencatat harga spot untuk RAM DDR4 berkapasitas 16GB telah menyusut sekitar 5% hanya dalam kurun waktu sebulan terakhir. Tren pelemahan harga ini juga mulai merambat ke jenis RAM terbaru, yakni DDR5, yang menandai penurunan harga perdana sejak awal tahun 2025.Saat ini, harga DDR4 16GB bertengger di kisaran US$74,10 atau sekitar Rp1,2 juta.
Advertisement
Sementara itu, varian DDR5 16GB mengalami koreksi harga yang cukup signifikan hingga menyentuh angka US$37,20 atau setara Rp637.000.
Penurunan ini menjadi angin segar mengingat tingginya biaya komponen PC dalam setahun terakhir.Efek Teknologi Google dan Aksi Cuci GudangFenomena turunnya harga memori ini dipicu oleh dua faktor krusial. Pertama, adanya aksi "cuci gudang" secara masif oleh para distributor.
BACA JUGA
Sebelumnya, banyak distributor menimbun stok karena ekspektasi permintaan yang tinggi, namun karena realita pasar tidak sesuai harapan, mereka terpaksa melepas stok barang secara besar-besaran guna menjaga arus kas.Faktor kedua datang dari inovasi teknologi kompresi memori bertajuk "TurboQuant" milik Google.
Teknologi ini diklaim mampu memangkas kebutuhan memori untuk menjalankan kecerdasan buatan (AI) hingga hanya seperenam dari kebutuhan normal. Hal ini memicu spekulasi bahwa permintaan memori dalam skala besar dari pusat data (data center) global akan menurun drastis, sehingga pasokan untuk pasar ritel menjadi lebih melimpah.
Ancaman Kenaikan Harga di Pasar Kontrak
Meski di platform e-commerce seperti Amazon harga kit DDR5 32GB dilaporkan anjlok hingga 30%, kondisi ini diprediksi tidak akan bertahan selamanya.
Lembaga riset TrendForce justru mengeluarkan proyeksi yang kontras untuk pasar kontrak pada kuartal kedua 2026.Harga DRAM konvensional seperti DDR4 dan DDR5 diperkirakan bakal meroket kembali sekitar 58% hingga 63%. Bahkan, komponen NAND Flash yang digunakan untuk SSD diprediksi mengalami kenaikan lebih gila-gilaan mencapai 75%.
Hal ini terjadi karena produsen besar seperti Dell, HP, dan Lenovo menggunakan mekanisme harga kesepakatan di awal untuk pembelian jumlah besar. Bagi masyarakat yang berencana meningkatkan performa komputer, situasi saat ini merupakan waktu yang sangat ideal untuk melakukan pembelian. Memanfaatkan momen penurunan harga di pasar bebas sebelum tren harga kembali melambung seusai penyesuaian pasar kontrak di pertengahan tahun nanti adalah langkah yang bijak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Fakta-Fakta Kasus Little Aresha, 53 Anak Jadi Korban Daycare Jogja
- Diduga Aniaya Bayi, Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin
- AHY Dorong Tol Jogja-Solo Segmen Ini Segera Rampung, Ini Alasannya
- Dugaan Kekerasan Daycare di Jogja, Orang Tua Bongkar Fakta
- Pembangunan Hijau, AHY Dorong RTHB di Tol Solo-Jogja
Advertisement
Advertisement









