HP Mulai Bermasalah? Kenali Gejalanya Sebelum Memutuskan Ganti
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Ilustrasi Artificial Intelligence - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Perusahaan teknologi OpenAI resmi meluncurkan Prism, aplikasi berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk membantu peneliti, akademisi, dan ilmuwan dalam menyusun riset hingga proses publikasi ilmiah. Kehadiran Prism diharapkan mampu menyederhanakan alur kerja penelitian yang selama ini dinilai kompleks dan memakan waktu.
Prism diposisikan sebagai asisten terintegrasi yang mendampingi peneliti sejak tahap penyusunan draf hingga pengelolaan naskah ilmiah. OpenAI menilai integrasi AI ke dalam dunia akademik dapat memangkas beban administratif dan teknis, sehingga peneliti dapat lebih fokus pada pengembangan gagasan dan analisis substansial.
OpenAI menyamakan potensi dampak Prism dengan agen coding yang sebelumnya merevolusi dunia pemrograman. Dengan pendekatan serupa, Prism diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dalam ekosistem penelitian dan publikasi ilmiah global.
Secara teknis, Prism merupakan pengembangan lanjutan dari platform LaTeX berbasis cloud, Crixet, yang telah diakuisisi OpenAI. Platform ini ditenagai model AI terbaru GPT-5.2 Thinking yang dirancang memiliki kemampuan penalaran tingkat lanjut untuk menangani persoalan ilmiah yang kompleks.
Beragam fitur disematkan dalam Prism, mulai dari pencarian literatur ilmiah relevan secara otomatis, pengelolaan sitasi dan bibliografi sesuai standar jurnal internasional, hingga bantuan penulisan naskah LaTeX. Platform ini juga mampu merancang diagram teknis seperti TikZ, menyusun silabus akademik, hingga membuat soal latihan untuk kebutuhan pendidikan tinggi.
Prism turut mendukung kolaborasi lintas peneliti tanpa batas geografis. Fitur kolaboratif ini memungkinkan banyak peneliti mengerjakan satu proyek riset secara simultan dalam satu platform terintegrasi.
Meski menawarkan kemampuan canggih, OpenAI menegaskan Prism tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran kritis manusia dalam penelitian. Platform ini dirancang sebagai asisten pendukung guna menjaga akuntabilitas dan integritas ilmiah di lingkungan akademik.
“Semua ini tidak membebaskan ilmuwan dari tanggung jawab untuk memverifikasi referensi mereka benar, tetapi tentu saja dapat mempercepat prosesnya,” ujar Wakil Presiden Sains OpenAI, Kevin Weil, dikutip dari laman resmi OpenAI.
Untuk menjaga standar akademik dan meminimalkan bias informasi, Prism telah terintegrasi dengan berbagai basis data ilmiah tepercaya. Integrasi ini diharapkan dapat membantu peneliti memperoleh referensi yang akurat dan relevan.
Selain menyasar kalangan peneliti, Prism juga menyediakan fitur khusus bagi pendidikan tinggi. Platform ini mendukung perancangan rencana pembelajaran dan silabus mata kuliah kompleks, termasuk bidang-bidang lanjutan seperti relativitas umum.
Saat ini, layanan Prism telah mulai dapat diakses oleh pengguna akun ChatGPT pribadi. OpenAI berencana memperluas ketersediaan layanan ini ke pengguna ChatGPT kategori Business, Team, Enterprise, dan Education seusai masa peluncuran awal.
Langkah ini menandai babak baru peran kecerdasan buatan sebagai mitra strategis yang memberdayakan peneliti, sekaligus menjaga integritas dalam masa depan riset dan publikasi ilmiah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Aliran PDAM di Padukuhan Padem, Panggang, Gunungkidul macet lebih dari lima tahun. Warga terpaksa membeli air saat musim kemarau.
Alwi Farhan mengalahkan Chou Tien-Chen di perempat final Asian Games 2026 dan menyebut kontrol emosi sebagai kunci kemenangan.
Kakek asal Ngawi, Raden Mas Sri Parwasto, 68, meninggal setelah tertabrak kereta di Km 233+4 Kutorejo, Sragen.
Jonatan Christie tersingkir di perempat final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Loh Kean Yew karena stamina terkuras.
KPK menyita uang rupiah, dolar AS, dolar Singapura dan perhiasan saat menggeledah Kanwil BPN Jatim dalam kasus mafia tanah dugaan korupsi ATR/BPN.