Deretan Mobil Jerman Bekas di Bawah Rp200 Juta, Ada BMW dan Mercedes-Benz

Jumali
Jumali Kamis, 24 September 2026 21:07 WIB
Deretan Mobil Jerman Bekas di Bawah Rp200 Juta, Ada BMW dan Mercedes-Benz

Logo BMW./Reuters

Harianjogja.com, JOGJA— Mobil buatan pabrikan Jerman seperti BMW, Mercedes-Benz, Volkswagen, dan Audi masih memiliki daya tarik bagi pencinta otomotif. Desain, kenyamanan, teknologi, serta karakter berkendaranya menjadi sejumlah alasan mobil-mobil tersebut tetap diburu meski usianya tidak lagi muda.

Harga mobil Jerman baru memang berada di segmen yang relatif tinggi. Namun, kondisi berbeda dapat ditemukan di pasar mobil bekas. Sejumlah model lawas kini bisa ditemukan dengan harga mulai sekitar Rp50 jutaan hingga di bawah Rp200 juta.

Meski demikian, harga beli bukan satu-satunya hal yang perlu diperhitungkan. Mobil Eropa berusia belasan hingga puluhan tahun membutuhkan perhatian lebih pada riwayat servis, kondisi mesin, transmisi, kelistrikan, kaki-kaki, serta ketersediaan suku cadang.

Berikut sembilan mobil Jerman bekas yang dapat masuk daftar pertimbangan dengan mengacu pada kisaran harga pasar yang tercantum dalam naskah.

1. BMW E36 Seri 3

BMW E36 merupakan salah satu generasi Seri 3 yang masih memiliki banyak penggemar. Desainnya yang khas dan konfigurasi penggerak roda belakang membuat model ini tetap menarik bagi pencinta sedan klasik.

Varian yang banyak ditemui antara lain 320i dan 323i. BMW 320i menggunakan mesin enam silinder segaris 2,0 liter pada sejumlah pasar, sedangkan 323i menggunakan mesin 2,5 liter.

Untuk unit bekas, kisaran harga dapat berada di sekitar Rp60 juta-Rp90 juta, tergantung tahun, kondisi kendaraan, kelengkapan dokumen, dan riwayat perawatan.

2. Mercedes-Benz W202 C-Class

Mercedes-Benz W202 merupakan generasi C-Class yang dipasarkan pada era 1990-an hingga awal 2000-an. Model ini tersedia dalam berbagai varian mesin dan transmisi.

Di pasar mobil bekas, W202 dapat menjadi salah satu pilihan bagi konsumen yang mengincar Mercedes-Benz dengan harga relatif terjangkau.

Kisaran harga yang tercantum dalam naskah berada di sekitar Rp55 juta-Rp85 juta. Namun, calon pembeli perlu memperhatikan kondisi mesin, transmisi, sistem kelistrikan, serta kaki-kaki sebelum melakukan transaksi.

3. Volkswagen Golf Mk6

Volkswagen Golf Mk6 menawarkan konsep hatchback dengan teknologi yang lebih modern dibandingkan mobil Jerman dari era 1990-an.

Salah satu varian yang dikenal di pasar Indonesia menggunakan mesin 1,4 liter TSI dan transmisi DSG. Kombinasi mesin turbo dan transmisi kopling ganda memberikan karakter berkendara yang berbeda dari hatchback bermesin naturally aspirated.

Harga bekas Golf Mk6 dalam kisaran yang disebutkan berada di sekitar Rp130 juta-Rp160 juta.

Karena menggunakan teknologi mesin turbo dan transmisi DSG, pemeriksaan riwayat perawatan menjadi hal penting sebelum membeli unit bekas.

4. BMW E46 Seri 3

BMW E46 merupakan generasi Seri 3 yang menggantikan E36. Model ini memiliki desain yang masih cukup mudah diterima untuk penggunaan saat ini.

Di Indonesia, beberapa varian E46 menggunakan mesin empat silinder, sementara varian lainnya mengandalkan mesin enam silinder.

Harga bekasnya dapat berada di kisaran Rp90 juta-Rp140 juta, bergantung pada varian, kondisi, tahun produksi, serta riwayat perawatan.

Untuk mobil berusia lebih dari satu dekade, calon pembeli sebaiknya tidak hanya terpaku pada tampilan eksterior dan interior.

5. Mercedes-Benz W211 E-Class

Bagi konsumen yang menginginkan sedan Mercedes-Benz berukuran lebih besar, W211 E-Class dapat menjadi salah satu pilihan di pasar mobil bekas.

Generasi ini dikenal dengan desain lampu depan ganda yang menjadi ciri khasnya. Di Indonesia, W211 hadir dengan beberapa pilihan mesin, termasuk E200 Kompressor dan E240.

Kisaran harga unit bekasnya dalam naskah berada di sekitar Rp120 juta-Rp180 juta.

Semakin tua usia kendaraan, semakin penting pemeriksaan komponen elektronik, sistem suspensi, mesin, transmisi, dan kondisi kabin sebelum pembelian.

6. Volkswagen Polo 1.4

Volkswagen Polo juga dapat menjadi pilihan bagi konsumen yang mencari mobil Jerman berukuran kompak.

Varian Polo 1.4 yang beredar di Indonesia menggunakan mesin 1,4 liter naturally aspirated. Dimensinya yang relatif kecil membuat model ini cocok dipertimbangkan untuk penggunaan perkotaan.

Untuk unit produksi sekitar 2012-2014, harga bekasnya disebut berada di kisaran Rp90 juta-Rp120 juta.

Kondisi transmisi otomatis, mesin, sistem pendingin, dan kelistrikan menjadi sejumlah bagian yang perlu diperiksa sebelum membeli.

7. Audi A4 B8

Audi A4 generasi B8 menawarkan alternatif bagi konsumen yang mencari sedan premium Jerman selain BMW dan Mercedes-Benz.

Sejumlah varian A4 B8 yang dipasarkan menggunakan mesin TFSI dengan kapasitas 1,8 liter atau 2,0 liter. Model ini juga dikenal dengan desain eksterior yang lebih modern dibandingkan Audi generasi sebelumnya.

Kisaran harga bekasnya berada di sekitar Rp140 juta-Rp190 juta dalam daftar ini.

Namun, teknologi yang digunakan pada mobil premium berusia lebih dari satu dekade membuat pemeriksaan kondisi kendaraan dan riwayat servis menjadi sangat penting.

8. BMW E39 Seri 5

BMW E39 merupakan generasi Seri 5 yang menawarkan dimensi dan tingkat kenyamanan lebih tinggi dibandingkan Seri 3.

Sejumlah varian E39 menggunakan mesin enam silinder segaris dari keluarga M52 maupun M54. Interior dengan aksen kayu juga menjadi salah satu ciri khas pada sejumlah varian.

Harga bekas E39 dalam kisaran yang dicantumkan berada di sekitar Rp70 juta-Rp110 juta.

Dengan usia kendaraan yang sudah cukup tua, calon pembeli perlu mengalokasikan perhatian khusus terhadap sistem pendingin, kaki-kaki, transmisi, kelistrikan, dan kondisi mesin.

9. Mercedes-Benz W203 C-Class

Mercedes-Benz W203 merupakan generasi penerus W202. Di Indonesia, model ini cukup dikenal dengan sebutan C-Class “Mata Kacang” karena desain lampu depannya.

Beberapa varian yang tersedia antara lain C180, C200 Kompressor, dan C240.

Harga bekasnya dapat ditemukan pada kisaran Rp75 juta-Rp115 juta, tergantung kondisi dan spesifikasi unit.

Sistem kelistrikan dan komponen elektronik menjadi bagian yang perlu diperiksa karena kendaraan telah berusia cukup tua.

Jangan Hanya Melihat Harga Beli

Membeli mobil Jerman bekas dengan harga murah bukan berarti biaya kepemilikannya otomatis rendah.

Calon pembeli perlu menghitung biaya setelah transaksi, termasuk servis awal, penggantian komponen yang sudah aus, pajak, asuransi, dan kebutuhan perawatan berkala.

Untuk mobil Eropa berusia lebih dari 10 tahun, menyediakan dana cadangan juga dapat membantu mengantisipasi perbaikan setelah kendaraan berpindah tangan. Besarannya tidak bisa disamaratakan karena sangat bergantung pada kondisi masing-masing unit.

Selain itu, pemeriksaan sebelum membeli atau pre-purchase inspection (PPI) sebaiknya dilakukan. Pemeriksaan dapat mencakup kondisi mesin, transmisi, kaki-kaki, kelistrikan, bodi, serta riwayat perawatan.

Riwayat servis yang jelas juga menjadi salah satu informasi penting. Mobil dengan harga beli lebih mahal tetapi memiliki perawatan terdokumentasi belum tentu memiliki kebutuhan perbaikan yang sama dengan unit lebih murah yang riwayatnya tidak jelas.

Karena itu, sembilan mobil Jerman di atas sebaiknya dipandang sebagai daftar pilihan berdasarkan kisaran harga dan karakter model, bukan jaminan bahwa seluruh unit pada model tersebut memiliki kondisi atau biaya perawatan yang sama.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online