300 Ekstensi Chrome Diduga Curi Riwayat Pencarian, Cek Cara Menghapusnya

Jumali
Jumali Sabtu, 31 Oktober 2026 21:57 WIB
300 Ekstensi Chrome Diduga Curi Riwayat Pencarian, Cek Cara Menghapusnya

Google Chrome - Google

Harianjogja.com, JOGJA—Pengguna Google Chrome perlu memeriksa kembali ekstensi yang terpasang di peramban mereka. Lebih dari 300 ekstensi diduga memanipulasi mesin pencari bawaan secara diam-diam dan berpotensi mengancam privasi data pengguna.

Temuan perusahaan keamanan siber Socket menunjukkan ekstensi-ekstensi tersebut diperkirakan telah dipasang sebanyak 13,4 juta kali selama satu dekade terakhir.

Dilansir dari Digital Trends, Sabtu (31/10/2026), ekstensi bermasalah itu tidak selalu menunjukkan aktivitas mencurigakan. Sebagian bahkan terlihat seperti alat bantu biasa yang menawarkan layanan gratis.

Modus Ekstensi Chrome Mengubah Mesin Pencari

Menurut peneliti keamanan siber John Tuckner, modus yang digunakan ekstensi tersebut terbilang sederhana. Google Chrome memiliki fitur bawaan yang memungkinkan ekstensi mengubah mesin pencari utama tanpa harus menjalankan kode program tambahan.

Dalam salah satu kasus yang dianalisis, sebuah ekstensi hanya berisi satu berkas pengaturan dan tiga ikon. Ekstensi tersebut bahkan tidak meminta izin akses apa pun dari pengguna.

Ekstensi bermasalah itu menyamar sebagai berbagai layanan gratis, seperti konverter PDF, pencari panduan penggunaan, fitur pencarian aman atau safe search, hingga layanan pencarian berbasis kecerdasan buatan (AI).

Sebagian besar ekstensi tersebut didistribusikan di luar Chrome Web Store resmi. Pengguna diarahkan untuk memasangnya melalui iklan pop-up yang muncul di sejumlah situs berukuran kecil.

Riwayat Pencarian Pengguna Berpotensi Dipantau

Tujuan utama manipulasi mesin pencari tersebut diduga untuk mendapatkan keuntungan dari komisi rujukan. Caranya dengan mengalihkan kueri pencarian pengguna ke mesin pencari lain, seperti Bing atau Yahoo.

Namun, risiko yang perlu diperhatikan bukan hanya perubahan mesin pencari. John Tuckner memperingatkan bahwa pengalihan pencarian melalui server milik pengembang dapat membuka peluang pemantauan aktivitas pengguna.

Dengan mekanisme tersebut, pengembang berpotensi mengetahui riwayat pencarian yang dilakukan pengguna. Informasi itu juga dapat dikaitkan dengan identitas unik sehingga menimbulkan risiko terhadap privasi.

Meski lalu lintas pencarian saat ini masih berakhir di mesin pencari resmi, sistem pengalihan tersebut berpotensi disalahgunakan. Pengguna dapat diarahkan ke situs phishing atau bahkan diminta memasang perangkat lunak berbahaya (malware) pada kemudian hari.

Cara Memeriksa dan Menghapus Ekstensi Chrome

Pengguna dapat melakukan pemeriksaan sederhana untuk mengurangi risiko dari ekstensi yang tidak dikenal. Ada dua langkah yang bisa dilakukan melalui Google Chrome.

1. Periksa ekstensi yang terpasang

Buka alamat chrome://extensions pada bilah alamat Chrome. Periksa seluruh ekstensi yang muncul, kemudian hapus ekstensi yang tidak dikenal atau sudah tidak digunakan.

Berikan perhatian khusus pada ekstensi alat bantu pencarian dan konverter PDF yang tidak jelas pengembang maupun asal pemasangannya.

2. Pastikan mesin pencari utama tidak berubah

Buka menu Setelan (Settings), kemudian pilih Mesin telusur (Search engine). Periksa apakah mesin pencari utama masih sesuai dengan pilihan pengguna.

Jika menemukan perubahan yang tidak pernah dilakukan, pengguna perlu memeriksa kembali ekstensi yang terpasang dan menghapus ekstensi mencurigakan.

Pemeriksaan berkala terhadap ekstensi dapat membantu pengguna mengenali perubahan yang tidak diinginkan pada peramban sekaligus mengurangi risiko penyalahgunaan data pencarian.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online