Macklemore Sebut 9 Arena AS Tolak Tur Free Palestine
Macklemore menyebut sembilan arena besar di AS menolak tur amal Free Palestine. Penolakan itu memicu kritik terhadap industri musik.
Logo Chatgpt/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Pengguna ChatGPT kini dapat mengubah gambar statis menjadi animasi GIF pendek yang bisa diputar berulang. Kemampuan tersebut hadir melalui pembaruan Images 2.6 yang diperkenalkan OpenAI pada 4 November 2026.
Pembaruan ini memungkinkan pengguna menghidupkan berbagai visual, mulai dari coretan sederhana, karakter ilustrasi, hingga foto produk. Pengguna dapat memanfaatkan gambar yang sudah dimiliki atau memulai proses pembuatan animasi melalui instruksi teks.
Mengutip Digital Trends, Sabtu (7/11/2026), fitur GIF menjadi salah satu kemampuan utama dalam pembaruan Images 2.6. OpenAI menghadirkannya di ChatGPT dan Codex, sekaligus memperluas kemampuan pembuatan serta penyuntingan gambar melalui API.
Gambar Statis Bisa Diubah Menjadi GIF
Kemampuan membuat GIF membuka lebih banyak pilihan bagi pengguna yang ingin menghasilkan konten visual bergerak tanpa harus memulai proses animasi dari awal. Gambar atau desain sederhana dapat dijadikan bahan untuk menghasilkan karakter yang bergerak dalam sebuah animasi singkat.
Pelaku pemasaran, misalnya, bisa mengubah maskot merek menjadi animasi untuk materi kampanye. Penjual daring juga dapat membuat foto produk tampil lebih menarik melalui gerakan berulang.
Pengguna media sosial dapat memanfaatkan fitur tersebut untuk membuat GIF reaksi maupun meme. Sementara itu, animator bisa menggunakannya untuk mengeksplorasi gerakan karakter melalui storyboard sebelum masuk ke tahap produksi video.
Pengguna bahkan tidak harus menyiapkan ilustrasi yang sudah sempurna. Coretan sederhana dapat menjadi titik awal untuk menghasilkan karakter animasi, sehingga proses eksplorasi ide visual bisa dilakukan lebih mudah.
OpenAI juga memperkenalkan kemampuan membuat GIF dengan mengatur kecepatan pemutaran dan menyunting bagian tertentu dari animasi. Dengan begitu, pengguna memiliki ruang untuk menyesuaikan hasil sebelum membagikannya.
Images 2.6 Diklaim 50% Lebih Cepat
Selain menghadirkan animasi GIF, Images 2.6 membawa peningkatan pada kecepatan pembuatan gambar. OpenAI menyebut model terbaru tersebut mampu menghasilkan gambar 50% lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya.
Peningkatan lainnya berkaitan dengan konsistensi visual. Model ini dirancang untuk mempertahankan tampilan karakter, produk, dan elemen merek meskipun pengguna melakukan beberapa kali penyuntingan.
Konsistensi tersebut penting ketika pengguna mengembangkan satu desain melalui sejumlah perubahan. Dalam proses penyuntingan berbasis AI, perubahan kecil terkadang dapat membuat bentuk wajah karakter, detail produk, atau elemen visual lain bergeser dari rancangan awal.
Dengan kemampuan Images 2.6, OpenAI berupaya mengurangi perubahan yang tidak diinginkan tersebut. Pengguna dapat mengembangkan visual secara bertahap tanpa harus selalu memulai dari gambar baru.
Dua Model Baru untuk Pengembang
OpenAI juga menyediakan dua model baru melalui API, yakni GPT-Image-2.6 Flare dan GPT-Image-2.6 Sunburst. Keduanya memiliki fokus berbeda untuk memenuhi kebutuhan pembuatan gambar.
GPT-Image-2.6 Flare dirancang untuk mengutamakan kecepatan. Pada pengaturan kualitas rendah, model ini diklaim mampu menghasilkan gambar dalam waktu sekitar enam detik.
Flare juga membawa peningkatan pada penataan elemen visual, terutama untuk poster, gambar produk, dan materi profesional lainnya. Kemampuan tersebut dapat membantu pengembang yang membutuhkan proses produksi visual lebih cepat.
Sementara itu, GPT-Image-2.6 Sunburst ditujukan untuk pekerjaan yang membutuhkan detail dan presisi lebih tinggi. Model ini menghasilkan gambar dengan kualitas lebih baik serta menjaga konsistensi objek dalam proses penyuntingan ketika pengaturan kualitas berada pada tingkat menengah atau tinggi.
Perbedaan keduanya memberi pilihan kepada pengembang untuk menyesuaikan model dengan kebutuhan proyek, baik yang mengutamakan kecepatan maupun ketelitian visual.
API Mendukung Image Markup dan Ekspor SVG
Pembaruan Images 2.6 juga membawa sejumlah kemampuan tambahan untuk pengembang. Salah satunya adalah dukungan image markup melalui API.
Fitur tersebut memungkinkan pengembang menandai bagian tertentu pada gambar yang ingin diubah. Dengan penanda itu, instruksi penyuntingan dapat diarahkan ke area yang lebih spesifik sehingga proses revisi menjadi lebih terkontrol.
OpenAI turut menghadirkan dukungan ekspor dalam format SVG. Format grafis berbasis vektor ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk desain situs web, aplikasi, dan materi cetak.
Selain itu, tersedia parameter complexity untuk mengatur tingkat perencanaan model sebelum menghasilkan gambar. Pengaturan lebih rendah dapat digunakan untuk penyuntingan sederhana, sedangkan tingkat yang lebih tinggi ditujukan bagi visual dengan banyak elemen atau batasan.
Images 2.6 telah tersedia secara global di ChatGPT dan Codex untuk seluruh tingkatan langganan, termasuk melalui web, desktop, dan perangkat seluler. Adapun GPT-Image-2.6 Flare dan Sunburst disediakan melalui API untuk kebutuhan pengembang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Macklemore menyebut sembilan arena besar di AS menolak tur amal Free Palestine. Penolakan itu memicu kritik terhadap industri musik.
PKB DIY menggelar diskusi Sosialisme Islam bersama Zuly Qodir dan Gugun El Guyanie untuk membahas keadilan sosial dan politik Islam.
Akademisi UMY Ane Permatasari mengusulkan lima kebijakan, termasuk pembebasan PPN pembalut dan subsidi produk menstruasi.
Persita menjamu Isenmulang pada pekan kesembilan Super League 2026/2027. Tuan rumah berupaya mempertahankan rekor tak terkalahkan.
Erika Richardo, Tasya Farasya, dan Atta Halilintar masuk daftar 11 kreator yang mewakili Indonesia di TikTok Awards Southeast Asia 2026.
UU 27/2026 mengatur hak pekerja yang terkena PHK akibat perusahaan tutup. Simak perbedaan pesangon dan penghargaan masa kerja.