Advertisement
BMW Gunakan Limbah Sebagai Material Cat Mobil
BMW Vision i/Next. / BMW
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA — Usaha meminimalisasi limbah terus dilakukan oleh pabrikan otomotif asal Jerman, BMW. Salah satunya adalah penerapan material limbah untuk didaur ulang dijadikan material cat mobil. Adapun material limbah yang didaur ulang tersebut adalah bahan limbah hayati atau limbah dari pabrik pengolahan.
Selan mampu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, penggunaan bahan limbah hayati yang dijadikan material cat ini diklaim mampu menghemat lebih dari 15.000 ton emisi CO2 dari sekarang sampai 2030.
BMW juga mengurangi karbon yang digunakan dalam kaitannya dengan produksi, pengangkutan dan pemrosesan minyak mentah.
“Cat inovatif berdasarkan bahan baku terbarukan adalah langkah penting ke arah ini," kata Kepala Pembelian dan Jaringan Pemasok BMW, Joachim Post.
Advertisement
"Langkah-langkah ini membantu mengurangi emisi CO2 dari produksi cat hingga lebih dari 40 persen,” lanjutnya.
BMW juga memperkenalkan proses pengecatan baru yang disebut EcoPaintJet Pro. Proses ini memungkinkan pengecatan kendaraan lebih cepat. Ini juga akan membantu menghemat daya 6.000 megawatt-hour dan mengurangi jejak karbonnya hingga 2.000 ton per tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Carscoops
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- PSS Tumbang 0-1 di Kandang Barito, Rekor Tak Terkalahkan Terhenti
- Jadwal Terbaru KA Prameks Minggu 12 April 2026, Cek di Sini
- Awan Panas Meluncur 2 Km, Aktivitas Merapi Meningkat
- DPRD Jogja Gelar Penghormatan Terakhir untuk Adrian Subagyo
- Dua Seksi Tol Jogja-Bawen Dikebut untuk Kejar Operasional Tahun Ini
Advertisement
Advertisement









