Advertisement

BYD Tarik 50.000 Tang DM Hybrid, Ada Potensi Cangkang Baterai Kemasukan Air

Newswire
Minggu, 31 Juli 2022 - 00:37 WIB
Sirojul Khafid
BYD Tarik 50.000 Tang DM Hybrid, Ada Potensi Cangkang Baterai Kemasukan Air HYD - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Produsen mobil China BYD menarik untuk perbaikan (recall) terhadap lebih dari 50.000 unit mobil hybrid BYD Tang DM. Hal ini dilakukan lantaran masalah cangkang tempat baterai yang berpotensi terpapar air.

Dilansir dari Reuters pada Sabtu (30/7/2022), BYD harus menarik 52.928 unit Tang DM hybrid yang diproduksi pada 5 April 2021 hingga 18 April 2022.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

BYD tidak memberikan penjelasan atas masalah itu. Sebelumnya pada April 2022, regulator China meminta BYD untuk menarik 9.663 unit Tang DM karena potensi kebakaran dari masalah baterai.

Di sisi lain, dua pelanggan BYD mengatakan kepada Reuters bahwa mereka mempertanyakan mengapa BYD menginstruksikan kepada diler untuk mengganti baterai mobil yang tidak terdampak recall.

BACA JUGA: Hyundai Palisade Inden hingga 4 Bulan, Sudah Dipesan 700 Unit

Sebelumnya, pihak pabrikan menyampaikan bahwa kendaraan yang ditarik itu memiliki masalah pada pemasangan katup ventilasi yang tidak rata pada baki power pack baterai.

Permukaan yang tidak rata itu menimbulkan potensi masuknya air ke dasar baterai sehingga menimbulkan bahaya apabila terjadi arus pendek.

BYD menyatakan akan melakukan perbaikan hingga penggantian komponen melalui diler resmi kepada mobil yang terdampak kerusakan tersebut.

BACA JUGA: Hyundai Akan Membuat Pusat Riset Mobil Listrik di Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Ini Penyebab Kasus Pencucian Uang Tahun 2022 Naik Signifikan

News
| Minggu, 29 Januari 2023, 23:27 WIB

Advertisement

alt

Tanggal Tua tapi Pengin Piknik? Bisa kok

Wisata
| Minggu, 29 Januari 2023, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement