Advertisement
BYD Tarik 50.000 Tang DM Hybrid, Ada Potensi Cangkang Baterai Kemasukan Air
HYD - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Produsen mobil China BYD menarik untuk perbaikan (recall) terhadap lebih dari 50.000 unit mobil hybrid BYD Tang DM. Hal ini dilakukan lantaran masalah cangkang tempat baterai yang berpotensi terpapar air.
Dilansir dari Reuters pada Sabtu (30/7/2022), BYD harus menarik 52.928 unit Tang DM hybrid yang diproduksi pada 5 April 2021 hingga 18 April 2022.
Advertisement
BYD tidak memberikan penjelasan atas masalah itu. Sebelumnya pada April 2022, regulator China meminta BYD untuk menarik 9.663 unit Tang DM karena potensi kebakaran dari masalah baterai.
Di sisi lain, dua pelanggan BYD mengatakan kepada Reuters bahwa mereka mempertanyakan mengapa BYD menginstruksikan kepada diler untuk mengganti baterai mobil yang tidak terdampak recall.
BACA JUGA: Hyundai Palisade Inden hingga 4 Bulan, Sudah Dipesan 700 Unit
Sebelumnya, pihak pabrikan menyampaikan bahwa kendaraan yang ditarik itu memiliki masalah pada pemasangan katup ventilasi yang tidak rata pada baki power pack baterai.
Permukaan yang tidak rata itu menimbulkan potensi masuknya air ke dasar baterai sehingga menimbulkan bahaya apabila terjadi arus pendek.
BYD menyatakan akan melakukan perbaikan hingga penggantian komponen melalui diler resmi kepada mobil yang terdampak kerusakan tersebut.
BACA JUGA: Hyundai Akan Membuat Pusat Riset Mobil Listrik di Indonesia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
SPPG NU Diresmikan di Lombok, Dorong Gizi Santri dan Ekonomi Umat
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Manunggal Raharja Jadi Rumah Besar Data Kemiskinan di DIY
- Enam Remaja Magelang Diamankan di Minggir, Diduga Hendak Perang Sarung
- Warga Jogja Diamankan Polisi Diduga Lakukan Begal Payudara di Sanden
- Waktu Buka Puasa dan Salat Magrib di Jogja Hari Ini
- Raperda Toko Modern Bantul Didorong Masuk Jalur Wisata
Advertisement
Advertisement







