Advertisement
Efektif! Manfaat Main Tetris untuk Trauma Mampu Kurangi Kilas Balik
Foto ilustrasi bermain game. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah terobosan dalam dunia kesehatan mental terungkap melalui riset kolaborasi antara National Health Service (NHS) dan peneliti Swedia yang dipublikasikan dalam jurnal The Lancet Psychiatry.
Studi tersebut membuktikan bahwa permainan klasik Tetris memiliki peran besar dalam mengurangi kilas balik (flashback) traumatis melalui metode yang disebut Imagery Competing Task Intervention (ICTI).
Advertisement
Cara Kerja Tetris dalam Mengurangi Trauma
Manfaat main Tetris untuk trauma bekerja dengan memanfaatkan area visuospasial pada otak. Saat seseorang memainkan Tetris setelah secara singkat mengingat memori traumatis, visualisasi balok-balok yang jatuh akan mengisi kapasitas kognitif otak sehingga memblokir terbentuknya memori intrusif yang mengganggu.
BACA JUGA
Peneliti dari Uppsala University, Emily Holmes, menjelaskan bahwa ingatan traumatis sering membajak perhatian dan memicu emosi negatif yang sulit dikendalikan.
“Bahkan satu kenangan intrusif tentang trauma masa lalu dapat memberikan dampak yang kuat dalam kehidupan sehari-hari dengan membuat orang bergantung pada emosi yang tidak diinginkan,” ujar Holmes sebagaimana dikutip dari Euronews.
Turunkan Kilas Balik hingga 10 Kali Lipat
Meski terlihat sederhana, Holmes menegaskan metode ICTI tetap memerlukan pengembangan lebih lanjut agar efektivitasnya optimal. Pendekatan ini bahkan disebut sebagai “vaksin kognitif” digital karena praktis dan tidak membutuhkan intervensi medis intensif.
Hasil studi terhadap 99 staf medis NHS yang mengalami trauma akibat kematian pasien menunjukkan hasil signifikan. Sebanyak 40 peserta yang menjalani metode ICTI mengalami penurunan frekuensi kilas balik hingga 10 kali lipat dalam empat minggu dibandingkan kelompok kontrol.
Setelah enam bulan, sekitar 70 persen peserta dilaporkan bebas dari gangguan memori intrusif dengan gejala gangguan stres pascatrauma (PTSD) yang menurun drastis.
Menariknya, kelompok kontrol yang hanya mendengarkan musik karya Wolfgang Amadeus Mozart atau podcast terbukti jauh kurang efektif dibandingkan peserta yang memainkan Tetris.
Potensi Terapi Digital Global
Keberhasilan riset ini membuka peluang pengembangan aplikasi mandiri berbasis terapi digital yang lebih terukur dan sesuai gaya hidup modern.
Para peneliti kini merencanakan uji coba skala besar guna memastikan metode ini dapat menjadi solusi global untuk membantu melemahkan memori visual traumatis tanpa ketergantungan pada obat-obatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pajak dan BBM Meroket, Krisis Ekonomi Lebanon Ramadan 2026 Mencekik
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Taman Budaya Bantul Segera Dibangun Seusai Lebaran 2026
- DIY Miliki Ribuan Cagar Budaya, Masyarakat Diminta Ikut Menjaga
- Dana Desa Gunungkidul 2026 Bisa Dicairkan, Target Rampung Maret
- Teror BEM UGM Meluas ke Keluarga, Pakar Soroti Pola Terorganisasi
- Disdikpora Bantul Usulkan Revitalisasi SD dan SMP ke Pemerintah Pusat
Advertisement
Advertisement







