Advertisement
Dituduh Boneka Kartel, Presiden Meksiko Siap Gugat Elon Musk
Elon Musk - Royal Society - Wikipedia
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Polemik antara Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum dan Elon Musk memanas. Tuduhan tanpa bukti soal keterkaitan dengan kartel narkoba berujung ancaman gugatan pencemaran nama baik.
Perseteruan ini mencuat seusai Musk melontarkan pernyataan kontroversial melalui media sosial X pada Senin (23/2/2026). Dalam unggahannya, ia mengomentari video diskusi Sheinbaum terkait kekerasan kartel di Meksiko.
Advertisement
Tanpa menyertakan bukti, Musk menuding Sheinbaum hanya “mengatakan apa yang diperintahkan bos kartelnya” dan menyebut pemerintahannya sebagai “pemerintahan narkoba”. Ia juga menyindir bahwa konsekuensi pembangkangan terhadap kartel di Meksiko jauh lebih fatal dibandingkan kebijakan internal perusahaan di dunia korporasi.
Menanggapi tudingan tersebut, Sheinbaum menegaskan tim hukumnya tengah mengkaji kemungkinan gugatan pencemaran nama baik.
BACA JUGA
"Tuduhan itu runtuh dengan sendirinya. Mereka bahkan tidak tahu lagi apa yang harus mereka buat, kan? Sejujurnya, itu menggelikan," tegas Sheinbaum dikutip dari Reuters.
Pemicu Ketegangan: Tewasnya “El Mencho”
Pernyataan Musk muncul di tengah situasi keamanan Meksiko yang memanas. Pasukan keamanan dilaporkan menewaskan pemimpin tertinggi Kartel Jalisco New Generation (CJNG), Nemesio Oseguera Cervantes alias “El Mencho”, dalam operasi militer di Jalisco, Minggu (22/2/2026).
Kematian tokoh yang lama masuk daftar buronan itu memicu gelombang kekerasan balasan di sedikitnya 20 negara bagian. Tercatat 252 titik blokade jalan dan pembakaran kendaraan, serta korban jiwa dari aparat keamanan.
Situasi tersebut juga berdampak pada aktivitas publik, termasuk terganggunya mobilitas warga dan wisatawan di Guadalajara yang dijadwalkan menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026.
Perlawanan Politik terhadap Elon Musk
Ketua Partai MORENA, Luisa Maria Alcalde, turut memberikan pembelaan terhadap Sheinbaum. Ia menyatakan kekayaan dan pengaruh global Musk tidak memberinya legitimasi untuk mencampuri kedaulatan negara lain melalui tuduhan tanpa dasar.
"Ia bisa membeli roket, perusahaan seperti Tesla, bahkan memanipulasi media sosial. Tapi ia tidak bisa membeli legitimasi di hadapan rakyat," sindir Alcalde.
Ia juga menyinggung fakta bahwa sebagian besar senjata yang digunakan kartel di Meksiko disebut berasal dari Amerika Serikat.
Komitmen Perdamaian Tanpa Perang
Terkait video yang dipersoalkan Musk, Sheinbaum menegaskan pemerintahannya tidak akan kembali ke pendekatan “perang melawan narkoba” seperti era mantan Presiden Felipe Calderon.
Menurutnya, strategi keamanan akan tetap berfokus pada penegakan hukum yang terukur dan upaya membangun stabilitas, bukan konfrontasi militer terbuka yang berisiko memperparah kekerasan.
Rencana gugatan terhadap Musk dinilai tidak mudah jika diajukan di Amerika Serikat, mengingat perlindungan kebebasan berpendapat di negara tersebut sangat kuat. Gugatan pencemaran nama baik menuntut pembuktian bahwa pihak tergugat secara sadar menyebarkan informasi palsu dengan niat jahat.
Meski demikian, langkah hukum ini menjadi sinyal tegas bahwa pemerintah Meksiko tidak akan tinggal diam atas tudingan yang dinilai merusak reputasi dan martabat kepemimpinan nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
YouTuber Korea Klaim Dirinya Yesus, Raup Donasi Rp587 Miliar
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Musala Ngepohsari Bantul Roboh Tergerus Erosi Sungai Oya
- Kadin Sleman Gandeng LKP Perkuat SDM dan Wirausaha
- PSEL Bantul Ditarget Operasi 2028, Pemkab Siapkan Anggaran Rp5 Miliar
- Perbaikan 11 Ruas Jalan dan 3 Jembatan Sleman Diperbaiki Usai Lebaran
- Guru Besar UII Dukung Aksi Mahasiswa Tagih Janji Reformasi Polri
Advertisement
Advertisement







