Advertisement
Apple Setop Mac Pro, Era Komputer Modular Resmi Berakhir
Logo Apple - ist - apple inc
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Apple secara resmi menghentikan penjualan Mac Pro melalui situs resminya, mengakhiri perjalanan workstation modular yang telah hadir sejak 2006 sebagai penerus Power Mac G5.
Keputusan ini mencerminkan perubahan strategi Apple dalam menghadirkan perangkat profesional, terutama setelah transisi besar dari prosesor Intel ke Apple Silicon.
Advertisement
Dilaporkan The Verge dan GSMArena, posisi Mac Pro semakin terpinggirkan karena keterbatasan fleksibilitas, terutama dalam dukungan kartu grafis tambahan (GPU).
Meski generasi terakhir berbasis chip M2 Ultra tergolong masih baru, keterbatasan ekspansi membuat daya tariknya menurun di kalangan profesional yang membutuhkan fleksibilitas tinggi.
BACA JUGA
Mac Studio Jadi Andalan Baru
Seusai penghentian ini, Mac Studio kini menjadi perangkat paling bertenaga dalam lini komputer Mac.
Dengan dukungan chip terbaru seperti M3 Ultra hingga M4 Max, Mac Studio mampu menawarkan performa tinggi dengan harga yang lebih kompetitif dibandingkan Mac Pro saat peluncurannya.
Perubahan ini menunjukkan pergeseran kebutuhan pengguna profesional dari sistem modular ke perangkat yang lebih ringkas namun tetap bertenaga.
Secara historis, Mac Pro mengalami berbagai evolusi desain, mulai dari model “Trash Can” pada 2013 hingga desain menara “Cheese Grater” pada 2019.
Namun, integrasi komponen dalam arsitektur Apple Silicon membuat konsep modular—yang memungkinkan bongkar pasang komponen—menjadi kurang relevan.
Jurnalis teknologi Mark Gurman menyebut bahwa penghentian ini sebenarnya telah lama direncanakan. “Ia hanyalah sebuah perangkat besar dan mahal dengan banyak ruang kosong di dalamnya yang tidak bisa dimanfaatkan,” tulis Gurman.
Ke depan, Apple diperkirakan akan mengandalkan kombinasi perangkat seperti Mac Studio dengan teknologi konektivitas eksternal seperti Thunderbolt untuk memenuhi kebutuhan industri kreatif.
Bagi pengguna profesional dan kolektor, hilangnya Mac Pro menandai berakhirnya era komputer modular yang selama ini menjadi andalan untuk kebutuhan kustomisasi tinggi.
Apple memastikan dukungan servis tetap tersedia untuk unit yang sudah beredar, sebelum nantinya masuk kategori produk lawas (vintage). Langkah ini sekaligus menegaskan arah baru Apple menuju sistem yang lebih terintegrasi, efisien, dan berbasis performa tinggi tanpa ketergantungan pada ekspansi hardware internal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja 29 Maret, Cek Waktu Berangkat
- Akses Tol Jogja-Solo GT Purwomartani Ditutup Sementara, Ini Alasannya
- Jadwal KRL Solo ke Jogja Hari Ini, Minggu 29 Maret 2026
- Rumah Warga Pandes Bantul Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp80 Juta
- Sinergi Lintas Sektor Gedongtengen Bersihkan Jalan Letjen Suprapto
Advertisement
Advertisement








