SBY Minta Maaf Tak Hadiri HUT Ke-81 RI, Jalani Cek Kesehatan di AS
SBY meminta maaf tak menghadiri HUT Ke-81 RI karena menjalani pemeriksaan kesehatan di Mayo Clinic, AS, dan dijadwalkan kembali September.
Ilustrasi mobil - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA–Mobil oleng saat di jalan adalah masalah serius yang dapat membahayakan pengemudi dan penumpang. Untuk mencegah mobil oleng saat di jalan, penting untuk memahami penyebab umum dan langkah pencegahannya.
Laman resmi Suzuki pada Senin menyampaikan beberapa faktor yang dapat menyebabkan mobil oleng saat dikendarai. Sehingga, para pemilik kendaraan lebih perhatian terhadap kesehatan kendaraan yang mereka miliki.
Kondisi ban yang tidak prima atau tidak normal menjadi salah satu pemicu kendaraan bisa oleng secara tiba-tiba. Para pemilik diharuskan untuk secara rutin memeriksakan tekanan ban sesuai dengan aturan yang sudah ada dan memeriksa tekanan ban setiap satu bulan sekali.
Tidak hanya itu, para pemilik kendaraan juga diharapkan untuk memerhatikan kondisi ban secara teratur.
Perhatian itu bisa dilakukan dengan cara memerhatikan kondisi tapak ban yang masih memiliki kondisi baik atau tidak. Jika tidak, para pemilik sebaiknya segera mengganti ban kendaraan mereka.
Masalah pada suspensi juga dapat menyebabkan kendaraan oleng secara tiba-tiba dan sangat membahayakan penumpang dan juga pengendara kendaraan itu sendiri. Suspensi yang berperan menopang beban kendaraan dan isinya ini juga memiliki pekerjaan untuk menstabilkan kendaraan.
Suspensi kendaraan yang sudah mulai rusak atau fungsi yang sudah tidak baik dapat menyebabkan mobil menjadi oleng. Untuk mencegahnya, pemilik kendaraan tersebut perlu memperhatikan betul kesehatan suspensi.
Beberapa langkah yang bisa mengamatinya adalah melalui pemeriksaan berkala, jika kondisi sudah tidak memungkinkan, para pemilik harus segera mengganti komponen tersebut.
Perhatikan tanda-tanda seperti mobil yang memantul berlebihan setelah melewati gundukan. Jika hal tersebut ditemukan, pemilik kendaraan segera lakukan service suspensi secara berkala sesuai rekomendasi pabrikan.
Kondisi velg yang tidak normal dapat mengakibatkan kendaraan oleng di jalan. Kondisi ini bisa terjadi lantaran mobil sering melewati jalanan berlubang atau jalan yang rusak.
Sebisa mungkin, para pemilik kendaraan untuk menghindari atau menurunkan kecepatan kendaraan mereka ketika menemukan jalanan berlubang atau jalanan rusak saat berkendara.
Segera ganti velg yang sudah menunjukkan tanda-tanda aus atau penyok. Selalu periksa bagian velg sebelum berkendara, terutama saat bepergian jarak jauh.
Jika kendaraan oleng secara tiba-tiba, para pengendara yang merupakan operator dari kendaraan itu bisa meminimalisasi kejadian tersebut dengan cara menjaga kestabilan setir dan berusaha untuk tidak panik dalam kondisi tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
SBY meminta maaf tak menghadiri HUT Ke-81 RI karena menjalani pemeriksaan kesehatan di Mayo Clinic, AS, dan dijadwalkan kembali September.
Kemhan memastikan J7 Explorer berlogo Kemhan merupakan kapal milik swasta yang dipinjam tanpa biaya sewa untuk mendukung program pemerintah.
BNPB mencatat 53 orang meninggal dan 137 terluka akibat gempa M7,7 NTT. Sebanyak 5.659 warga mengungsi hingga Minggu.
Menko Polkam Djamari Chaniago mengajak masyarakat menjaga perdamaian Aceh dan kondusivitas Papua serta menyampaikan aspirasi secara damai
Kunjungi Kontingen Sleman di Jamnas XII, Bupati Sleman Harap Peserta Mendulang Ilmu dan Pengalaman
Stunting pada anak masih dapat dioptimalkan jika ditemukan dan ditangani sedini mungkin. Dokter gizi menjelaskan tanda dan langkah penanganannya.