Cadence Luncurkan Insinyur AI Pertama, Bisa Kerja 24 Jam Nonstop

Jumali
Jumali Kamis, 18 Juni 2026 03:27 WIB
Cadence Luncurkan Insinyur AI Pertama, Bisa Kerja 24 Jam Nonstop

Ilustrasi Artificial Intelligence - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA— Industri semikonduktor global memasuki fase baru setelah Cadence Design Systems memperkenalkan teknologi yang diklaim sebagai insinyur desain AI virtual otonom pertama di dunia. Inovasi bernama ChipStack AI Super Agent tersebut diumumkan dalam ajang Computex 2026 dan disebut telah mencapai kemampuan otonom Level-5, tingkat tertinggi dalam sistem agen AI.

Kemampuan Level-5 memungkinkan sistem bekerja secara mandiri tanpa memerlukan instruksi langkah demi langkah dari manusia. Agen AI dapat memahami tugas, mengevaluasi hasil yang diperoleh, menentukan tindakan berikutnya, hingga menyelesaikan pekerjaan secara otomatis.

Teknologi ini dibangun menggunakan ekosistem otomatisasi desain elektronik atau Electronic Design Automation (EDA) milik Cadence. Sistem tersebut diperkuat model AI Nemotron dari NVIDIA dan berjalan di lingkungan runtime NVIDIA OpenShell yang dirancang dengan standar keamanan tinggi.

Kehadiran ChipStack AI Super Agent dinilai berpotensi mengubah cara industri semikonduktor mengembangkan dan memverifikasi chip generasi baru. Selama ini proses validasi desain chip membutuhkan sumber daya komputasi besar serta melibatkan ribuan insinyur dalam waktu yang tidak singkat.

Cadence dalam keterangan resminya mengungkapkan bahwa teknologi tersebut mampu mempercepat proses validasi RTL hingga 40 kali lipat. Jika sebelumnya tahapan verifikasi memerlukan waktu sekitar lima minggu, kini pekerjaan yang sama diklaim dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari satu hari.

Wakil Presiden Senior dan General Manager System Verification Group Cadence, Paul Cunningham, mengatakan perkembangan ini menandai perubahan besar dalam penggunaan AI di sektor rekayasa chip.

Menurutnya, AI tidak lagi hanya berfungsi sebagai alat bantu produktivitas, tetapi telah berkembang menjadi agen virtual yang mampu melaksanakan pekerjaan desain dan verifikasi secara nyata.

Kemampuan yang dimiliki ChipStack AI Super Agent mencakup berbagai tahapan penting dalam pengembangan semikonduktor. Sistem dapat memahami spesifikasi desain, membuat RTL, melakukan analisis formal, menyusun strategi verifikasi, menjalankan simulasi, hingga membantu proses debug atau pelacakan kesalahan.

Peran insinyur manusia pun mulai bergeser. Jika sebelumnya terlibat langsung dalam setiap tahapan teknis, kini mereka lebih berfokus pada pengawasan hasil, pengambilan keputusan strategis, serta memastikan kualitas akhir desain yang dihasilkan AI.

Meski bekerja secara otonom, Cadence menegaskan bahwa transparansi tetap menjadi prioritas. Sistem dirancang kompatibel dengan berbagai alat kolaborasi pengembang sehingga pengguna dapat memantau progres pekerjaan dan keputusan yang diambil oleh agen AI.

Aspek keamanan juga menjadi perhatian utama. ChipStack AI Super Agent berjalan di lingkungan sandbox NVIDIA OpenShell yang menerapkan kontrol kebijakan, pembatasan akses, isolasi data, serta perlindungan terhadap hak kekayaan intelektual perusahaan.

Wakil Presiden dan General Manager Computing Engineering NVIDIA, Timothy Costa, menilai meningkatnya kompleksitas desain chip modern membutuhkan solusi AI yang tidak hanya cepat, tetapi juga aman.

Cadence menjadwalkan kemampuan otonom Level-5 beserta kerangka kerja AgentStack tersedia untuk pelanggan akses awal pada paruh kedua 2026. Peluncuran ini menjadi langkah lanjutan setelah Cadence mengakuisisi ChipStack pada November 2025 dan merilis produk pertamanya pada Februari 2026.

Bagi industri semikonduktor, terobosan ini berpotensi mempercepat inovasi chip generasi berikutnya sekaligus mengurangi waktu pengembangan yang selama ini menjadi tantangan utama dalam persaingan teknologi global.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online