Advertisement

ASUS Tinggalkan Bisnis Smartphone, Fokus ke PC dan AI

Jumali
Selasa, 20 Januari 2026 - 03:37 WIB
Jumali
ASUS Tinggalkan Bisnis Smartphone, Fokus ke PC dan AI Ilustrasi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) / Ilustrasi Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Produsen teknologi asal Taiwan, ASUS, resmi mengakhiri kiprahnya di pasar smartphone global. Perusahaan memilih mengalihkan fokus bisnis ke sektor PC dan pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang dinilai lebih menjanjikan di masa depan.

Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Chairman ASUS, Jonney Shih, dalam sebuah acara di Taipei Nangang Exhibition Center, Senin (19/1/2026). Dalam kesempatan itu, Shih menegaskan ASUS tidak lagi merencanakan peluncuran ponsel pintar baru di masa mendatang.

Advertisement

Dilansir dari GSM Arena, ASUS akan mengalihkan seluruh sumber daya dan riset pengembangan (R&D) ke bisnis PC komersial serta teknologi physical AI, yang mencakup pengembangan robotika dan kacamata pintar.

Meski menghentikan produksi ponsel, ASUS memastikan komitmen layanan purna jual bagi pengguna tetap berjalan. Perusahaan menjamin pembaruan perangkat lunak, layanan servis, serta pemenuhan garansi untuk seluruh perangkat smartphone yang telah beredar di pasar.

Bisnis Server AI Jadi Tulang Punggung

Langkah strategis ini diambil setelah ASUS mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang 2025. Perusahaan membukukan pendapatan sebesar 738,91 miliar dolar Taiwan atau setara US$23,4 miliar, tumbuh 26% dibandingkan tahun sebelumnya.

Pertumbuhan signifikan tersebut terutama ditopang oleh bisnis server AI yang melonjak hingga 100%, bahkan melampaui target internal perusahaan. Capaian ini memperkuat keyakinan manajemen bahwa masa depan ASUS berada pada pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan, bukan lagi pada perangkat seluler.

Zenfone dan ROG Phone Resmi Berakhir

Sinyal mundurnya ASUS dari industri smartphone sejatinya telah terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Portofolio ponsel perusahaan terus menyusut, ditandai dengan minimnya pembaruan lini Zenfone serta peluncuran ROG Phone yang semakin terbatas.

Sepanjang 2025, ASUS hanya merilis dua model ponsel, yakni ROG Phone 9 FE dan Zenfone 12 Ultra. Namun, kedua perangkat tersebut dilaporkan tidak mencapai target penjualan signifikan di pasar global.

Kondisi tersebut akhirnya mendorong ASUS untuk meninggalkan segmen smartphone yang dikenal sangat kompetitif dan berbiaya tinggi.

Dengan keputusan ini, ASUS menyusul sejumlah perusahaan teknologi global yang lebih dulu keluar dari pasar ponsel dan memilih fokus pada ekosistem komputasi, server, serta inovasi AI sebagai motor pertumbuhan baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kanselir Jerman Soroti Tingginya Cuti Sakit

Kanselir Jerman Soroti Tingginya Cuti Sakit

News
| Senin, 19 Januari 2026, 22:37 WIB

Advertisement

Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai

Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai

Wisata
| Senin, 19 Januari 2026, 18:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement