WeatherNext 3 Meluncur, AI Google Bikin Prediksi Cuaca Lebih Detail
Google DeepMind merilis WeatherNext 3, AI prediksi cuaca global yang menghasilkan prakiraan setiap jam dengan resolusi hingga 5 km.
Toyota Hyryder - Motoroids
Harianjogja.com, JOGJA — Toyota telah menyiapkan Crossover baru yang diberinama Hyryder. Mobil yang tengah didaftarkan dengan kode D22 itu nantinya akan langsung berhadapan dengan sejumlah merek mobil, seperti Hyundai Creta.
Sejauh ini Toyota masih enggan membocorkan banyak hal terkait dengan crossover terbarunya ini. Meski demikian, Toyota memastikan akan Hyryder itu akan dibuat di pabrik mereka yang ada di India dan menggunakan platform DNGA.
Sekilas Crossover terbaru dari Toyota ini dibekali lampu depan LED split dan menggunakan pelek alloy berukuran 17 inci. Sedangkan untuk interior, mobil ini dijejali banyak fitur canggih seperti kamera parkir 360 derajat, konektivitas smartphone, cruise control, cermin lipat otomatis, IRVM peredupan otomatis, pengisian nirkabel, hingga kontrol iklim otomatis.
Sedangkan untuk mesin, Crossover dari Toyota ini memiliki dua varian mesin bensin yang terkoneksi dengan teknologi hybrid ringan. Selain itu, mobil ini juga akan tersedia dalam pilihan transmisi manual dan otomatis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Motoroids
Google DeepMind merilis WeatherNext 3, AI prediksi cuaca global yang menghasilkan prakiraan setiap jam dengan resolusi hingga 5 km.
Perubahan desil membuat sebagian warga DIY kehilangan bansos. Sekda DIY meminta verifikasi data DTSEN dipercepat agar bantuan tepat sasaran.
Kebakaran gedung pesta pernikahan di Kinshasa, Kongo, menewaskan 22 orang. Jalur evakuasi terbatas diduga memperparah jumlah korban.
OJK mencabut izin usaha 13 bank sepanjang 2026. Berikut daftar BPR dan BPRS yang izinnya dicabut hingga September.
Konstruksi Tol Jogja-Solo Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman ditargetkan rampung Desember 2026 dan diharapkan memperlancar arus Jateng-DIY.
Apindo meminta kewajiban sertifikasi halal 18 Oktober 2026 ditunda karena ekosistem industri dan rantai pasok dinilai belum siap.