Advertisement

xAI Milik Elon Musk Dapat Suntikan Rp50 Triliun dari Arab Saudi

Jumali
Jum'at, 20 Februari 2026 - 10:17 WIB
Jumali
xAI Milik Elon Musk Dapat Suntikan Rp50 Triliun dari Arab Saudi Elon Musk - Royal Society - Wikipedia

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Perusahaan investasi kerajaan Arab Saudi, Humain, mengumumkan suntikan dana sebesar US$3 miliar atau sekitar Rp50 triliun ke perusahaan kecerdasan buatan milik Elon Musk, xAI. Investasi dalam putaran pendanaan Seri E ini menjadikan Arab Saudi sebagai pemegang saham minoritas signifikan menjelang rencana akuisisi xAI oleh SpaceX.

Investasi Arab Saudi di xAI Elon Musk tersebut nantinya akan dikonversi menjadi saham SpaceX setelah proses akuisisi rampung. Pengumuman resmi disampaikan Humain pada Kamis (19/2/2026), sekaligus mempertegas kemitraan strategis yang telah dibangun sejak Forum Investasi AS–Saudi pada November tahun lalu.

Advertisement

Reuters mengungkapkan, kerja sama ini mencakup proyek infrastruktur berskala besar, termasuk pembangunan pusat data (data center) AI berkapasitas hingga 500 megawatt. Sebelumnya, xAI dilaporkan telah menggalang pendanaan sekitar US$20 miliar pada Januari 2026 untuk mempercepat pengembangan model AI dan memperkuat posisinya di tengah persaingan global dengan OpenAI dan Anthropic.

Bagi Riyadh, langkah ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi ekonomi guna mengurangi ketergantungan pada sektor minyak dan memperluas penguasaan teknologi masa depan. Humain diposisikan sebagai ujung tombak ekspansi global Arab Saudi di bidang komputasi dan kecerdasan buatan, sekaligus memperkuat ambisi menjadikan kawasan Timur Tengah sebagai pusat pengembangan AI.

Di sisi lain, akuisisi SpaceX terhadap xAI mencerminkan konsolidasi strategi bisnis Elon Musk dalam mengintegrasikan teknologi kedirgantaraan dengan kecerdasan buatan tingkat lanjut. Kepemilikan saham di SpaceX dinilai memiliki nilai strategis jangka panjang bagi kerajaan Saudi, terutama di tengah lonjakan kebutuhan infrastruktur data dan eksplorasi luar angkasa.

Kesepakatan bernilai jumbo ini dipandang bukan sekadar transaksi korporasi, melainkan juga manuver geopolitik teknologi yang berpotensi memengaruhi arah kompetisi AI global serta pengembangan industri antariksa dalam beberapa tahun mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Pajak dan BBM Meroket, Krisis Ekonomi Lebanon Ramadan 2026 Mencekik

Pajak dan BBM Meroket, Krisis Ekonomi Lebanon Ramadan 2026 Mencekik

News
| Jum'at, 20 Februari 2026, 09:37 WIB

Advertisement

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wisata
| Senin, 16 Februari 2026, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement